Kacamata AI Karya Mahasiswa UI Bawa Indonesia ke Global Ambassador Samsung SFT 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:03 WIB
loading...
Kacamata AI Karya Mahasiswa...
Tim Labmino UI yang terpilih sebagai salah satu dari 10 Global Ambassador Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026. Foto/UI.
A A A
JAKARTA - Tim Labmino dari Universitas Indonesia berhasil terpilih sebagai salah satu dari 10 Global Ambassador dalam ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT). Pengumuman dan seremoni penunjukan Global Ambassador diselenggarakan di Smart City Lab, Milan, Italia.

Pengumuman itu bertepatan dengan rangkaian Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 pada 8–10 Februari 2026. Program ini merupakan inisiatif inovasi internasional yang menempatkan para talenta muda sebagai penyelesai masalah nyata dengan teknologi.

Baca juga: 10 Jurusan Sepi Peminat di UNDIP untuk SNBT 2026, Peluang Lolos Lebih Besar

Inovasi dari tim mahasiswa Labmino UI bernama RunSight, yaitu kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas visual berlari secara mandiri dan aman. Perangkat wearable (siap pakai) ini memanfaatkan sensor dan pemrosesan AI untuk membaca lingkungan secara real time, memberikan panduan jalur dan peringatan terhadap rintangan, sekaligus mempertimbangkan aspek kenyamanan dan efisiensi energi dalam desainnya.

Keberhasilan Tim Labmino bukan sekadar capaian kompetitif, tetapi juga bukti nyata bagaimana kolaborasi kampus, pendampingan dosen, dan dukungan ekosistem inovasi dapat melahirkan solusi yang berdampak sosial.

Menurut laporan media dan pengumuman resmi Samsung, Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT. Sekaligus menjadikan Indonesia satu dari dua negara di kawasan Southeast Asia and Oceania (SEAO) yang berhasil meraih predikat tersebut pada 2025/2026.

Pencapaian ini menggambarkan kemajuan kualitas pembelajaran, riset terapan, dan kapabilitas mahasiswa Indonesia di ranah teknologi untuk kebaikan sosial.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyambut baik prestasi ini sebagai bagian dari misi memperkuat pendidikan tinggi yang berdampak (impactful higher education).

“Kami bangga inovasi generasi muda Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Pencapaian Tim Labmino menunjukkan bahwa dukungan kampus terhadap eksperimen dan kolaborasi lintas disiplin dapat melahirkan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah akan terus mendorong kemitraan kampus–industri serta hilirisasi inovasi agar solusi seperti RunSight dapat dimanfaatkan lebih luas,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, melalui siaran pers, Minggu (15/3/2026).

Perjalanan Tim Labmino menuju Milan sendiri bermula dari seleksi nasional Samsung Solve for Tomorrow yang dimulai pada 2025. Dilanjutkan ke tahap semifinal dan final nasional, hingga lolos ke seleksi regional Southeast Asia and Oceania dan akhirnya Global Selection. Di Milan, rangkaian acara SFT meliputi seremoni penunjukan ambassador, pameran solusi inovatif, dan kegiatan jejaring internasional yang mempertemukan talenta, investor, dan mitra potensial.

Kehadiran Tim Labmino pada kesempatan tersebut membuka peluang kolaborasi riset, pilot project, dan akses ke jaringan industri yang lebih luas. Dari sisi akademik, ini menjadi contoh konkret implementasi kurikulum yang memadukan kompetensi teknis (AI, hardware, IoT) dengan pendekatan desain berorientasi pengguna (user-centered design).

“Inovasi seperti RunSight tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis mahasiswa, tetapi juga kepedulian terhadap isu inklusivitas dan akses bagi penyandang disabilitas. Kami berharap capaian ini dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa di berbagai perguruan tinggi,” ujar Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Benny Bandanadjadja.

Kemdiktisaintek berharap pencapaian ini memicu lebih banyak lagi inisiatif serupa di perguruan tinggi lain. Di mana mahasiswa didorong berinovasi bukan demi penghargaan semata, melainkan untuk menjawab persoalan masyarakat dengan solusi yang dapat direplikasi dan diakses, sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga. Harapan dan langkah ke depan untuk menciptakan dampak sosial tersebut sudah dimulai hari ini oleh tim Mahasiswa 'Labmino' Universitas Indonesia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Rekomendasi
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Berita Terkini
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved