Pengumuman Hasil Seleksi Talent Scouting 2026 Error, UI Minta Maaf
Rabu, 18 Maret 2026 - 12:24 WIB
loading...
Klarifikasi UI atas sistem enrollment Talent Scouting Program S1 KKI 2026. Foto/UI.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaksesuaian tampilan status hasil seleksi pada sistem enrollment Talent Scouting Program Sarjana Kelas Khusus Internasional (S1 KKI) yang terjadi pada 17 Maret 2026.
Melalui siaran pers, Rabu (18/3/2026), ketidaksesuaian ini terjadi dalam rentang waktu 40 menit setelah sistem menampilkan data yang belum final. Momen ini dapat menimbulkan kebingungan dan kekecewaan, terutama bagi pendaftar yang sempat menerima informasi yang belum sesuai.
Baca juga: FTUI Sampaikan Duka Atas Wafatnya Vidi Aldiano, Ayahnya Alumnus Teknik Elektro UI
Untuk itu, UI membuka bantuan bagi para pendaftar yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut melalui e-mail [email protected].
Saat ini, sistem telah kembali normal dan hasil seleksi Talent Scouting Program S1 KKI yang ditampilkan pada laman enrollment.ui.ac.id merupakan hasil seleksi yang final dan resmi, melalui proses yang adil dan transparan.
UI memahami kekecewaan yang dirasakan para pendaftar dan memastikan bahwa calon mahasiswa yang belum lolos bisa mengikuti jalur penerimaan lain, sehingga kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di UI tetap terbuka luas.
Baca juga: 10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SCImago 2026, UI Peringkat Pertama
Selain jalur Talent Scouting, UI juga membuka pendaftaran melalui jalur nasional SNBT (25 Maret-7 April 2026); jalur mandiri meliputi PPKB (15 Mei–19 Juni 2026), Seleksi Jalur Prestasi (4–30 Mei 2026), dan SIMAK Sarjana dan Vokasi (8 Mei–5 Juni 2026); serta jalur Kelas Khusus Internasional mencakup SIMAK KKI Gelombang I (2 Maret–2 April 2026), SIMAK KKI Gelombang II (4–30 Mei 2026), dan Global Talent KKI (3–16 Juli 2026).
Ke depan, UI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang semakin baik, andal, dan responsif melalui evaluasi serta penyempurnaan berkelanjutan, baik dari sisi teknis maupun komunikasi. UI juga berupaya memberikan pendampingan yang lebih dekat dan informatif, sehingga setiap calon mahasiswa dapat menjalani proses seleksi dengan percaya diri dan penuh harapan menuju pendidikan terbaik.
Melalui siaran pers, Rabu (18/3/2026), ketidaksesuaian ini terjadi dalam rentang waktu 40 menit setelah sistem menampilkan data yang belum final. Momen ini dapat menimbulkan kebingungan dan kekecewaan, terutama bagi pendaftar yang sempat menerima informasi yang belum sesuai.
Baca juga: FTUI Sampaikan Duka Atas Wafatnya Vidi Aldiano, Ayahnya Alumnus Teknik Elektro UI
Untuk itu, UI membuka bantuan bagi para pendaftar yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut melalui e-mail [email protected].
Saat ini, sistem telah kembali normal dan hasil seleksi Talent Scouting Program S1 KKI yang ditampilkan pada laman enrollment.ui.ac.id merupakan hasil seleksi yang final dan resmi, melalui proses yang adil dan transparan.
UI memahami kekecewaan yang dirasakan para pendaftar dan memastikan bahwa calon mahasiswa yang belum lolos bisa mengikuti jalur penerimaan lain, sehingga kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di UI tetap terbuka luas.
Baca juga: 10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SCImago 2026, UI Peringkat Pertama
Selain jalur Talent Scouting, UI juga membuka pendaftaran melalui jalur nasional SNBT (25 Maret-7 April 2026); jalur mandiri meliputi PPKB (15 Mei–19 Juni 2026), Seleksi Jalur Prestasi (4–30 Mei 2026), dan SIMAK Sarjana dan Vokasi (8 Mei–5 Juni 2026); serta jalur Kelas Khusus Internasional mencakup SIMAK KKI Gelombang I (2 Maret–2 April 2026), SIMAK KKI Gelombang II (4–30 Mei 2026), dan Global Talent KKI (3–16 Juli 2026).
Ke depan, UI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang semakin baik, andal, dan responsif melalui evaluasi serta penyempurnaan berkelanjutan, baik dari sisi teknis maupun komunikasi. UI juga berupaya memberikan pendampingan yang lebih dekat dan informatif, sehingga setiap calon mahasiswa dapat menjalani proses seleksi dengan percaya diri dan penuh harapan menuju pendidikan terbaik.
(nnz)
Lihat Juga :