Polandia Larang Penggunaan Ponsel di Sekolah Mulai 1 September 2026, Ini Alasannya
Minggu, 22 Maret 2026 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Langkah ini juga didukung oleh sejumlah penelitian akademis yang menyoroti dampak negatif penggunaan ponsel dan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics pada Desember 2025 mengungkapkan bahwa anak-anak yang mulai menggunakan smartphone sebelum usia 12 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami berbagai gangguan kesehatan.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim dari Children's Hospital of Philadelphia, University of California, Berkeley, dan Columbia University. Mereka menganalisis data lebih dari 10.000 anak dan remaja berusia 9 hingga 16 tahun di Amerika Serikat dalam studi Adolescent Brain Cognitive Development.
Hasilnya menunjukkan bahwa anak yang telah memiliki smartphone sebelum usia 12 tahun memiliki risiko 1,3 kali lebih tinggi mengalami depresi, 1,6 kali lebih rentan mengalami gangguan tidur, serta 1,4 kali lebih berisiko mengalami obesitas dibandingkan mereka yang belum menggunakan smartphone di usia tersebut.
Dengan latar belakang temuan ilmiah tersebut, kebijakan larangan ponsel di sekolah di Polandia dinilai sebagai langkah preventif untuk melindungi kesehatan fisik dan mental generasi muda di era digital.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim dari Children's Hospital of Philadelphia, University of California, Berkeley, dan Columbia University. Mereka menganalisis data lebih dari 10.000 anak dan remaja berusia 9 hingga 16 tahun di Amerika Serikat dalam studi Adolescent Brain Cognitive Development.
Hasilnya menunjukkan bahwa anak yang telah memiliki smartphone sebelum usia 12 tahun memiliki risiko 1,3 kali lebih tinggi mengalami depresi, 1,6 kali lebih rentan mengalami gangguan tidur, serta 1,4 kali lebih berisiko mengalami obesitas dibandingkan mereka yang belum menggunakan smartphone di usia tersebut.
Dengan latar belakang temuan ilmiah tersebut, kebijakan larangan ponsel di sekolah di Polandia dinilai sebagai langkah preventif untuk melindungi kesehatan fisik dan mental generasi muda di era digital.
(nnz)
Lihat Juga :