Bangkit dari Rasa Malas Usai Lebaran, Ini Tips Efektif untuk Mahasiswa dari Pakar Unesa

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:27 WIB
loading...
Bangkit dari Rasa Malas...
Libur Lebaran kerap menghadirkan tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Libur Lebaran kerap menghadirkan tantangan tersendiri bagi mahasiswa untuk kembali ke ritme akademik yang padat. Perubahan pola aktivitas selama berada di kampung halaman sering kali berdampak pada menurunnya motivasi hingga sulitnya berkonsentrasi.

Kondisi ini dikenal sebagai post-holiday blues, yaitu perasaan lesu, kehilangan semangat, dan penurunan fokus setelah masa liburan.

Baca juga: Menko Muhaimin Sebut Universitas Sunan Gresik Bisa Jadi Role Model Pengelolaan Perguruan Tinggi

Menanggapi hal tersebut, pakar psikologi dari Universitas Negeri Surabaya ( Unesa ), Meita Santi Budiani, menekankan pentingnya strategi transisi yang terencana. Ia menjelaskan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan mahasiswa adalah melakukan refleksi terhadap capaian akademik sebelum liburan.

Menurutnya, mahasiswa perlu mengevaluasi target yang telah tercapai sekaligus mengidentifikasi tugas atau rencana yang masih tertunda. Dengan begitu, mereka dapat menyusun kembali prioritas secara lebih jelas.

“Penting untuk mengetahui hal apa saja yang perlu segera dikejar. Refleksi ini membantu kita memiliki arah yang jelas untuk kembali fokus pada tujuan akademik,” ujarnya, dikutip dari laman Unesa, Selasa (24/3/2026).

Selain itu, Meita juga menyoroti pentingnya membangun kembali motivasi diri. Mahasiswa disarankan untuk mengingat kembali tujuan di balik setiap target akademik, terutama yang berkaitan dengan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Ia menambahkan, persaingan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata, tetapi juga oleh kemampuan soft skill serta pengalaman berorganisasi. Oleh karena itu, masa transisi setelah liburan dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk kembali mengembangkan potensi diri.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya self-awareness atau kesadaran diri. Mahasiswa yang memahami pola kerja dan kondisi emosionalnya akan lebih mudah menentukan strategi belajar yang efektif, termasuk mengatur waktu istirahat secara seimbang.

Untuk membantu mengembalikan fokus, Meita menyarankan penggunaan metode Pomodoro. Teknik ini dilakukan dengan cara belajar atau bekerja selama 25 menit, kemudian diselingi istirahat singkat selama 5 menit secara berulang.

“Metode ini membuat kita tetap produktif tanpa merasa terbebani. Kita bisa mulai secara perlahan meskipun suasana hati belum sepenuhnya stabil,” jelasnya.

Melalui langkah-langkah reflektif serta penerapan teknik belajar yang praktis, mahasiswa diharapkan mampu memulihkan kembali energi positif. Transisi yang terstruktur tidak hanya membantu menyelesaikan tanggung jawab akademik, tetapi juga membentuk mental yang lebih siap dalam menghadapi tantangan ke depan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Rekomendasi
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved