13 Bidang Ilmu ITB Jadi yang Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2026
Jum'at, 27 Maret 2026 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia menuturkan, selama hampir satu tahun terakhir seluruh elemen ITB telah berupaya menjalankan rencana strategis institusi secara bertahap. Berbagai unit kerja, menurutnya, telah menunjukkan capaian yang baik, dengan sejumlah hal yang terus disinergikan.
“Berbagai capaian ini tidak hadir secara instan, melainkan merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen ITB. Kami memandang hasil ini sebagai momentum untuk terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset, serta memastikan transformasi ITB berjalan secara konsisten dan berdampak,” katanya, dikutip dari laman ITB, Jumat (27/3/2026).
Pada Narrow Subject Rankings 2026, jumlah bidang ilmu ITB yang masuk pemeringkatan dunia meningkat menjadi 16 bidang, dari 15 bidang pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa cakupan keilmuan ITB yang tampil dalam pemeringkatan global semakin luas, tidak hanya pada bidang-bidang unggulan tertentu, tetapi juga pada beragam disiplin lainnya.
Selain itu, sejumlah bidang ilmu dari ITB menempati peringkat pertama di Indonesia, antara lain:
Peringkat 101–150 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 101–150 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 201–250 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 201–275 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 251–300 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 251–300 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 51–100 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 51–100 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 351–400, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 451–500, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 351–400 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 351–400 global, peringkat 1 di Indonesia
Peringkat 401–450 global, peringkat 1 di Indonesia
Selain itu, bidang ilmu Computer Science & Information Systems meningkat dari klaster 551-600 ke 451-500, Business & Management Studies meningkat dari klaster 451-500 ke 401-450, dan Agriculture & Forestry pada klaster 351-400.
“Berbagai capaian ini tidak hadir secara instan, melainkan merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen ITB. Kami memandang hasil ini sebagai momentum untuk terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset, serta memastikan transformasi ITB berjalan secara konsisten dan berdampak,” katanya, dikutip dari laman ITB, Jumat (27/3/2026).
13 Bidang Ilmu ITB di QS WUR by Subject 2026
Pada Narrow Subject Rankings 2026, jumlah bidang ilmu ITB yang masuk pemeringkatan dunia meningkat menjadi 16 bidang, dari 15 bidang pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa cakupan keilmuan ITB yang tampil dalam pemeringkatan global semakin luas, tidak hanya pada bidang-bidang unggulan tertentu, tetapi juga pada beragam disiplin lainnya.
Selain itu, sejumlah bidang ilmu dari ITB menempati peringkat pertama di Indonesia, antara lain:
1. Architecture & Built Environment
Peringkat 101–150 global, peringkat 1 di Indonesia
2. Art & Design
Peringkat 101–150 global, peringkat 1 di Indonesia
3. Engineering – Chemical
Peringkat 201–250 global, peringkat 1 di Indonesia
4. Engineering – Civil & Structural
Peringkat 201–275 global, peringkat 1 di Indonesia
5. Engineering – Electrical & Electronic
Peringkat 251–300 global, peringkat 1 di Indonesia
6. Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing
Peringkat 251–300 global, peringkat 1 di Indonesia
7. Engineering – Mineral & Mining
Peringkat 51–100 global, peringkat 1 di Indonesia
8. Petroleum Engineering
Peringkat 51–100 global, peringkat 1 di Indonesia
9. Chemistry
Peringkat 351–400, peringkat 1 di Indonesia
10. Environmental Sciences
Peringkat 451–500, peringkat 1 di Indonesia
11. Materials Science
Peringkat 351–400 global, peringkat 1 di Indonesia
12. Mathematics
Peringkat 351–400 global, peringkat 1 di Indonesia
13. Physics & Astronomy
Peringkat 401–450 global, peringkat 1 di Indonesia
Selain itu, bidang ilmu Computer Science & Information Systems meningkat dari klaster 551-600 ke 451-500, Business & Management Studies meningkat dari klaster 451-500 ke 401-450, dan Agriculture & Forestry pada klaster 351-400.
(nnz)
Lihat Juga :