Rektor Untar Dorong Kampus Jadi Pencipta Perubahan, Perkuat Inovasi, dan Kolaborasi
Senin, 06 April 2026 - 17:35 WIB
loading...
Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Prof. Dr. Amad Sudiro. Foto/Untar.
A
A
A
JAKARTA - Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Prof. Dr. Amad Sudiro menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak cukup hanya mengikuti perubahan, tetapi harus menjadi pihak yang menciptakan perubahan itu sendiri.
“Ke depan, kita harus berani melangkah lebih progresif dengan mengedepankan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi lintas bidang,” ujarnya dalam kegiatan Halalbihalal Keluarga Besar Untar di Kampus I Untar, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, semangat tersebut perlu dibangun seiring momentum Idulfitri yang menekankan pentingnya refleksi dan pembaruan diri. Hal ini tidak hanya berlaku secara personal, tetapi juga dalam pengelolaan institusi pendidikan tinggi.
Baca juga: Unpad Buka Pendaftaran Seleksi Mandiri SMUP 2026, Ini Jalur dan Syarat Lengkapnya
Ia menambahkan, keharmonisan dan kebersamaan di lingkungan kampus menjadi fondasi penting untuk mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan perguruan tinggi. “Dari situlah lahir semangat baru untuk terus berkontribusi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa tema halalbihalal tahun ini, “Beyond Forgiveness, Toward Unity”, mencerminkan ajakan untuk melampaui sekadar saling memaafkan menuju tindakan nyata dan penguatan persatuan.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Untar untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Dengan kerja keras dan kolaborasi, setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.
“Ke depan, kita harus berani melangkah lebih progresif dengan mengedepankan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi lintas bidang,” ujarnya dalam kegiatan Halalbihalal Keluarga Besar Untar di Kampus I Untar, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, semangat tersebut perlu dibangun seiring momentum Idulfitri yang menekankan pentingnya refleksi dan pembaruan diri. Hal ini tidak hanya berlaku secara personal, tetapi juga dalam pengelolaan institusi pendidikan tinggi.
Baca juga: Unpad Buka Pendaftaran Seleksi Mandiri SMUP 2026, Ini Jalur dan Syarat Lengkapnya
Ia menambahkan, keharmonisan dan kebersamaan di lingkungan kampus menjadi fondasi penting untuk mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan perguruan tinggi. “Dari situlah lahir semangat baru untuk terus berkontribusi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa tema halalbihalal tahun ini, “Beyond Forgiveness, Toward Unity”, mencerminkan ajakan untuk melampaui sekadar saling memaafkan menuju tindakan nyata dan penguatan persatuan.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Untar untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Dengan kerja keras dan kolaborasi, setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.
Lihat Juga :