Rektor Untar Dorong Kampus Jadi Pencipta Perubahan, Perkuat Inovasi, dan Kolaborasi
Senin, 06 April 2026 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Beasiswa MEXT 2026 untuk Kuliah Gratis ke Jepang Dibuka, Ada Uang Saku Bulanan
Kegiatan halalbihalal yang dihadiri jajaran pimpinan dan sivitas akademika Untar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi sekaligus mendorong inovasi di lingkungan kampus.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Untar juga menanggapi anjuran pemerintah terkait efisiensi di tengah dinamika saat ini. Ia menyatakan bahwa Untar mendukung kebijakan tersebut sebagai upaya mengoptimalkan sumber daya tanpa mengorbankan kualitas, melalui penguatan digitalisasi, penyesuaian prioritas program, dan peningkatan efektivitas tata kelola.
Dari sisi pembelajaran, efisiensi justru tidak berdampak negatif, melainkan menjadi momentum untuk mendorong inovasi berbasis teknologi guna meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa.
Senada dengan itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara menegaskan bahwa yayasan bersama seluruh unitnya, termasuk Untar, mendukung penuh kebijakan efisiensi pemerintah sebagai upaya menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan nasional.
Ia menambahkan, efisiensi dimaknai sebagai optimalisasi melalui peningkatan efektivitas tata kelola, pemanfaatan teknologi, dan penguatan sinergi. Hal ini dilakukan dengan tetap memastikan kualitas pembelajaran tidak terdampak, bahkan menjadi momentum untuk memperkuat model pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan tantangan global.
Kegiatan halalbihalal yang dihadiri jajaran pimpinan dan sivitas akademika Untar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi sekaligus mendorong inovasi di lingkungan kampus.
Efisiensi Jadi Momentum Inovasi Pembelajaran
Pada kesempatan yang sama, Rektor Untar juga menanggapi anjuran pemerintah terkait efisiensi di tengah dinamika saat ini. Ia menyatakan bahwa Untar mendukung kebijakan tersebut sebagai upaya mengoptimalkan sumber daya tanpa mengorbankan kualitas, melalui penguatan digitalisasi, penyesuaian prioritas program, dan peningkatan efektivitas tata kelola.
Dari sisi pembelajaran, efisiensi justru tidak berdampak negatif, melainkan menjadi momentum untuk mendorong inovasi berbasis teknologi guna meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa.
Senada dengan itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara menegaskan bahwa yayasan bersama seluruh unitnya, termasuk Untar, mendukung penuh kebijakan efisiensi pemerintah sebagai upaya menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan nasional.
Ia menambahkan, efisiensi dimaknai sebagai optimalisasi melalui peningkatan efektivitas tata kelola, pemanfaatan teknologi, dan penguatan sinergi. Hal ini dilakukan dengan tetap memastikan kualitas pembelajaran tidak terdampak, bahkan menjadi momentum untuk memperkuat model pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan tantangan global.
(nnz)
Lihat Juga :