Dukung Transformasi Pendidikan, PB PGRI Luncurkan Pelatihan 1 Juta Guru Mahir AI dan Coding

Sabtu, 18 April 2026 - 08:16 WIB
loading...
Dukung Transformasi...
PB PGRI resmi meluncurkan gerakan pelatihan satu juta guru mahir AI dan coding berbasis pembelajaran mendalam. Foto/YouTube PB PGRI.
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI ) resmi meluncurkan gerakan pelatihan satu juta guru mahir Artificial Intelligence (AI) dan coding berbasis pembelajaran mendalam. Hal ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional di era digital.

Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Baca juga: 97.122 Guru Kemenag Lulus Sertifikasi, Berhak Dapat Tunjangan Profesi

“Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya strategis PGRI dalam mendorong transformasi pendidikan nasional di era digital,” ujar Unifah dalam Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) II PB PGRI di Jakarta, Kamis (16/4/2026) malam.

Baca juga: Relaksasi Dana BOSP 2026, Kemendikdasmen Izinkan Sekolah Bayar Honor Guru Non ASN

Unifah menjelaskan, inisiatif pelatihan digital sebenarnya telah lama dijalankan PGRI, termasuk melalui berbagai learning series yang melibatkan akademisi dan praktisi pendidikan sejak masa pandemi untuk mengatasi fenomena learning loss.

Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi lebih dari seribu guru dari berbagai daerah yang mengikuti kegiatan secara mandiri.

“Guru-guru ini datang dengan biaya sendiri. Ini menunjukkan semangat luar biasa untuk terus belajar dan berkembang,” katanya.

Program pelatihan satu juta guru ini akan dilaksanakan melalui berbagai metode, mulai dari pelatihan daring, seminar, hingga kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra swasta. Pendekatan digital dinilai menjadi kunci untuk menjangkau target besar tersebut di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam sambutannya menyampaikan bahwa PGRI memiliki peran signifikan dalam memajukan pendidikan nasional serta mendukung pemerintah dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Ia menegaskan, peran guru tidak terbatas sebagai agen pembelajaran, tetapi juga sebagai agen peradaban yang menjadi teladan dalam membentuk karakter generasi bangsa.

“Guru adalah aktor sentral yang mendidik melalui keteladanan, kepribadian, dan sikap yang menjadi kunci keberhasilan pendidikan,” ujarnya secara daring.

Abdul Mu’ti juga memaparkan berbagai program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru, antara lain peningkatan kualifikasi melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi 150 ribu guru, serta lima program pelatihan utama.

Kelima pelatihan tersebut meliputi pembelajaran mendalam (deep learning), penguatan peran guru sebagai wali melalui bimbingan konseling, pengajaran berbasis STEM, pelatihan AI dan coding, serta peningkatan kompetensi bahasa Inggris untuk guru sekolah dasar.

Ia menambahkan, AI dan coding saat ini masih menjadi mata pelajaran pilihan, namun ke depan berpotensi menjadi mata pelajaran wajib seiring kesiapan jumlah guru dan sarana pendukung.

Program-program tersebut selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Abdul Mu’ti optimistis PGRI akan terus memainkan peran penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Saya yakin PGRI memiliki peran yang sangat signifikan dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Brantas Abipraya Buka...
Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja Odoo Developer, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Rekomendasi
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved