Kisah Haru Orang Tua Rela Cuti Kerja hingga Tidur di Mobil Demi Dampingi Anak UTBK 2026 di UB
Kamis, 23 April 2026 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
”Saya ajak diskusi, saya amati proses belajarnya. Saya ingin dia siap secara mental,” ujar Ardian. Meski harus mengejar setoran, ia memilih hadir langsung di kampus UB untuk memastikan sang anak tidak merasa berjuang sendirian.
Kisah unik datang dari Ibu Rasinah. Nenek asal Bojonegoro ini datang memboyong keluarga besar demi mendukung cucu pertamanya, Khoirus. Tidak tanggung-tanggung, mereka menjadikan mobil sebagai “rumah sementara” untuk beristirahat selama di Malang.
”Kami menginap dan istirahat di mobil saja. Tidak apa-apa, yang penting bisa mendampingi,” ujar Rasinah yang sehari-harinya bekerja sebagai petani. Baginya, fleksibilitas waktu sebagai petani adalah berkah yang memungkinkannya menyaksikan momen bersejarah dalam hidup cucunya.
Saat lonceng ujian berakhir nanti, ribuan peserta akan keluar dari ruangan dengan berbagai raut wajah. Namun bagi para orang tua ini, perjuangan tidak berhenti saat lembar jawaban dikumpulkan.
Di sepanjang jalan Fakultas Kedokteran hingga Samantha Krida, mereka tetap berdiri di sana—menjadi pelabuhan pertama bagi anak-anak mereka, membawa harapan agar nama buah hati mereka terukir di pengumuman kelulusan nanti.
Kisah unik datang dari Ibu Rasinah. Nenek asal Bojonegoro ini datang memboyong keluarga besar demi mendukung cucu pertamanya, Khoirus. Tidak tanggung-tanggung, mereka menjadikan mobil sebagai “rumah sementara” untuk beristirahat selama di Malang.
”Kami menginap dan istirahat di mobil saja. Tidak apa-apa, yang penting bisa mendampingi,” ujar Rasinah yang sehari-harinya bekerja sebagai petani. Baginya, fleksibilitas waktu sebagai petani adalah berkah yang memungkinkannya menyaksikan momen bersejarah dalam hidup cucunya.
Saat lonceng ujian berakhir nanti, ribuan peserta akan keluar dari ruangan dengan berbagai raut wajah. Namun bagi para orang tua ini, perjuangan tidak berhenti saat lembar jawaban dikumpulkan.
Di sepanjang jalan Fakultas Kedokteran hingga Samantha Krida, mereka tetap berdiri di sana—menjadi pelabuhan pertama bagi anak-anak mereka, membawa harapan agar nama buah hati mereka terukir di pengumuman kelulusan nanti.
(nnz)
Lihat Juga :