Kementrans Gandeng Unpad Dorong Industrialisasi Ubi Jalar di Kawasan Transmigrasi
Kamis, 23 April 2026 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kementerian P2MI Dukung Kementrans Kirim Masyarakat Transmigrasi Bekerja ke Jepang
“Kami akan menghubungkan kekuatan lahan transmigrasi, tenaga kerja, teknologi dari kampus, dukungan investasi, hingga kepastian pasar atau off-taker. Jika semua ini terintegrasi, hasilnya akan maksimal dan menguntungkan semua pihak, terutama masyarakat,” ujarnya.
Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyampaikan Unpad saat ini tengah mengembangkan pusat riset dan inovasi ubi jalar yang diharapkan menjadi rujukan nasional.
“Hari ini kami mengembangkan pusat ubi jalar di Unpad yang diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk Jawa Barat, tetapi juga untuk skala nasional. Kami juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi, khususnya dengan masyarakat di kawasan transmigrasi, mulai dari pembibitan hingga pengembangan di lapangan,” ujarnya.
Prof Arief menambahkan bahwa penguatan riset bibit unggul dan pengembangan skala industri menjadi kunci agar komoditas ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kami akan menghubungkan kekuatan lahan transmigrasi, tenaga kerja, teknologi dari kampus, dukungan investasi, hingga kepastian pasar atau off-taker. Jika semua ini terintegrasi, hasilnya akan maksimal dan menguntungkan semua pihak, terutama masyarakat,” ujarnya.
Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyampaikan Unpad saat ini tengah mengembangkan pusat riset dan inovasi ubi jalar yang diharapkan menjadi rujukan nasional.
“Hari ini kami mengembangkan pusat ubi jalar di Unpad yang diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk Jawa Barat, tetapi juga untuk skala nasional. Kami juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi, khususnya dengan masyarakat di kawasan transmigrasi, mulai dari pembibitan hingga pengembangan di lapangan,” ujarnya.
Prof Arief menambahkan bahwa penguatan riset bibit unggul dan pengembangan skala industri menjadi kunci agar komoditas ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Lihat Juga :