Kisah Pengabdian Patriot Transmigrasi: Almarhum Rohid Dikenang Penuh Haru dalam Wisuda ITS
Senin, 20 April 2026 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Di lapangan, kontribusi Rohid menjadi bagian dari kerja kolektif yang mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan. Kawasan Bahari Tomini Raya sendiri saat ini berperan penting dalam produksi durian di wilayah Sulawesi Tengah, termasuk dalam rantai pasok komoditas ekspor.
“Transmigrasi hari ini menyumbang sekitar 80% produksi durian di Kabupaten Parigi Moutong, dengan nilai ratusan miliar hingga mendekati satu triliun rupiah per tahun. Dan di tempat itulah almarhum pernah bertugas. Artinya, apa yang hari ini kita lihat sebagai keberhasilan, sebagai produk yang menembus pasar dunia, di sana ada jejak langkah almarhum,” kata Mentrans.
![Kisah Pengabdian Patriot Transmigrasi: Almarhum Rohid Dikenang Penuh Haru dalam Wisuda ITS]()
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara. Foto/Kementrans.
Di luar aktivitasnya, Rohid dikenal menjalani hidup sederhana dan mandiri. Ia memiliki keinginan kuat untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan bercita-cita memberangkatkan orang tuanya untuk umroh dan ingin adiknya, Aprilia Nur Intan Saputri, menjadi sarjana. Keinginan tersebut menjadi salah satu bagian dari cerita hidupnya yang kemudian diketahui keluarga setelah ia wafat.
“Kementerian Transmigrasi akan menyerahkan bantuan beasiswa kepada adiknya hingga lulus SMA. Dan kami mengapresiasi komitmen dari ITS yang akan ikut menjembatani agar adiknya dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ucap Mentrans.
Selain itu, momen menjadi penuh makna ketika inovasi karya almarhum Abdul Rohid berupa sebuah air purifier resmi diserahkan kepada ITS, sebagai wujud kontribusi nyata yang diharapkan dapat terus dikembangkan hingga memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Transmigrasi hari ini menyumbang sekitar 80% produksi durian di Kabupaten Parigi Moutong, dengan nilai ratusan miliar hingga mendekati satu triliun rupiah per tahun. Dan di tempat itulah almarhum pernah bertugas. Artinya, apa yang hari ini kita lihat sebagai keberhasilan, sebagai produk yang menembus pasar dunia, di sana ada jejak langkah almarhum,” kata Mentrans.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara. Foto/Kementrans.
Di luar aktivitasnya, Rohid dikenal menjalani hidup sederhana dan mandiri. Ia memiliki keinginan kuat untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan bercita-cita memberangkatkan orang tuanya untuk umroh dan ingin adiknya, Aprilia Nur Intan Saputri, menjadi sarjana. Keinginan tersebut menjadi salah satu bagian dari cerita hidupnya yang kemudian diketahui keluarga setelah ia wafat.
“Kementerian Transmigrasi akan menyerahkan bantuan beasiswa kepada adiknya hingga lulus SMA. Dan kami mengapresiasi komitmen dari ITS yang akan ikut menjembatani agar adiknya dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ucap Mentrans.
Selain itu, momen menjadi penuh makna ketika inovasi karya almarhum Abdul Rohid berupa sebuah air purifier resmi diserahkan kepada ITS, sebagai wujud kontribusi nyata yang diharapkan dapat terus dikembangkan hingga memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Lihat Juga :