ITB Naik Peringkat di THE Asia University Rankings 2026, Unggul di Riset dan Industri
Sabtu, 25 April 2026 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026, Ada Kampusmu?
Ketua Satuan Penjaminan Mutu ITB, Prof. Dr.Eng. Suprijadi mengatakan bahwa peningkatan ini menjadi momentum penting bagi ITB untuk terus memperkuat berbagai aspek strategis.
“Untuk tahun ini terjadi peningkatan yang signifikan. Hal ini jadi bahan bakar kita untuk lebih semangat, terutama di kerja sama internasional, teaching, dan research. Khususnya kita akan diperkuat dari SDGs, yang berefek langsung terhadap jumlah mahasiswa asing, partner, researcher, publikasi, dan sitasi,” ujarnya, dikutip dari laman ITB, Jumat (25/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya peran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam arah pengembangan ke depan. Menurutnya, saat ini pusat gravitasi pengembangan keilmuan, riset, maupun dampak semakin mengarah pada AI.
“Tidak hanya untuk pembelajaran dan kurikulum, namun juga melibatkan AI sebagai problem solver dan untuk mendorong critical thinking. Kita juga dalam tata kelola riset dapat menggunakan AI sebaik mungkin,” tambahnya.
Ketua Satuan Penjaminan Mutu ITB, Prof. Dr.Eng. Suprijadi mengatakan bahwa peningkatan ini menjadi momentum penting bagi ITB untuk terus memperkuat berbagai aspek strategis.
“Untuk tahun ini terjadi peningkatan yang signifikan. Hal ini jadi bahan bakar kita untuk lebih semangat, terutama di kerja sama internasional, teaching, dan research. Khususnya kita akan diperkuat dari SDGs, yang berefek langsung terhadap jumlah mahasiswa asing, partner, researcher, publikasi, dan sitasi,” ujarnya, dikutip dari laman ITB, Jumat (25/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya peran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam arah pengembangan ke depan. Menurutnya, saat ini pusat gravitasi pengembangan keilmuan, riset, maupun dampak semakin mengarah pada AI.
“Tidak hanya untuk pembelajaran dan kurikulum, namun juga melibatkan AI sebagai problem solver dan untuk mendorong critical thinking. Kita juga dalam tata kelola riset dapat menggunakan AI sebaik mungkin,” tambahnya.
(nnz)
Lihat Juga :