Malaysia Ajak Mahasiswa Indonesia Perkuat Riset dan Pendidikan Pascasarjana
Senin, 11 Mei 2026 - 13:08 WIB
loading...
Suasana pameran pendidikan World Post Graduate Expo 2026 yang menghadirkan sejumlah kampus ternama Malaysia. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Ajang World Post Graduate Expo 2026 menjadi momentum penguatan kolaborasi pendidikan tinggi antara Indonesia dan Malaysia.
Dalam kegiatan yang sukses digelar Sabtu (9/5/2026) di Jakarta, berbagai universitas ternama Malaysia menawarkan peluang studi lanjut, riset bersama, hingga beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Chairman Education Malaysia Global Services (EMGS), Datuk Ahmad Shalimin Ahmad Shaffie, menegaskan bahwa Malaysia datang ke Indonesia bukan sekadar sebagai mitra pendidikan, melainkan sebagai saudara serumpun yang memiliki visi bersama dalam memajukan kawasan.
Baca juga:Pendaftaran SIMAK UI 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwal Ujian hingga Biaya Pendaftaran
“Hari ini adalah pertemuan dua bangsa yang serumpun. Bertaut darah, bahasa, dan cita-cita. Apabila Malaysia datang ke Jakarta, kami tidak datang sebagai tetamu. Kami datang sebagai saudara,” ujar Datuk Ahmad Shalimin dalam sambutannya di World Post Graduate Expo 2026.
Ia menegaskan Malaysia berkomitmen mendukung Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan pendidikan tinggi dan pengembangan modal insan berilmu tinggi.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan ratusan ribu lulusan pascasarjana baru dalam dua dekade mendatang untuk memimpin penemuan, membentuk kebijakan, serta menciptakan industri masa depan.
Karena itu, EMGS yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia hadir untuk membuka akses mahasiswa Indonesia ke berbagai universitas unggulan Malaysia yang selama ini telah menjadi rumah kedua bagi ribuan pelajar asal Indonesia.
Dia juga menyoroti pentingnya kolaborasi riset antara Indonesia dan Malaysia dalam menghadapi tantangan global, mulai dari perubahan iklim, kesehatan publik, kelestarian lingkungan, hingga geopolitik.
Dalam kegiatan yang sukses digelar Sabtu (9/5/2026) di Jakarta, berbagai universitas ternama Malaysia menawarkan peluang studi lanjut, riset bersama, hingga beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Chairman Education Malaysia Global Services (EMGS), Datuk Ahmad Shalimin Ahmad Shaffie, menegaskan bahwa Malaysia datang ke Indonesia bukan sekadar sebagai mitra pendidikan, melainkan sebagai saudara serumpun yang memiliki visi bersama dalam memajukan kawasan.
Baca juga:Pendaftaran SIMAK UI 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwal Ujian hingga Biaya Pendaftaran
“Hari ini adalah pertemuan dua bangsa yang serumpun. Bertaut darah, bahasa, dan cita-cita. Apabila Malaysia datang ke Jakarta, kami tidak datang sebagai tetamu. Kami datang sebagai saudara,” ujar Datuk Ahmad Shalimin dalam sambutannya di World Post Graduate Expo 2026.
Ia menegaskan Malaysia berkomitmen mendukung Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan pendidikan tinggi dan pengembangan modal insan berilmu tinggi.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan ratusan ribu lulusan pascasarjana baru dalam dua dekade mendatang untuk memimpin penemuan, membentuk kebijakan, serta menciptakan industri masa depan.
Karena itu, EMGS yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia hadir untuk membuka akses mahasiswa Indonesia ke berbagai universitas unggulan Malaysia yang selama ini telah menjadi rumah kedua bagi ribuan pelajar asal Indonesia.
Dia juga menyoroti pentingnya kolaborasi riset antara Indonesia dan Malaysia dalam menghadapi tantangan global, mulai dari perubahan iklim, kesehatan publik, kelestarian lingkungan, hingga geopolitik.
Lihat Juga :