STF Driyarkara Rayakan Dies Natalis ke-57, Angkat Kontribusi Romo Magnis bagi Indonesia

Jum'at, 15 Mei 2026 - 16:42 WIB
loading...
STF Driyarkara Rayakan...
Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (STFD) menggelar Dies Natalis ke-57 dengan tema Magnis untuk Indonesia. Foto/Kemenag.
A A A
JAKARTA - Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (STFD) menggelar Dies Natalis ke-57 dengan tema “Magnis untuk Indonesia”, sebuah rangkaian kegiatan akademik, kebudayaan, dan refleksi publik yang sekaligus menjadi perayaan ulang tahun ke-90 Romo Franz Magnis-Suseno, SJ.

Puncak seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung pada 26 Mei 2026 melalui Perayaan Ekaristi di Katedral Jakarta dan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para alumni, akademisi, tokoh lintas agama, mahasiswa, serta sahabat STF Driyarkara.

Baca juga: Dies Natalis ke-70 Universitas Sanata Dharma, Rektor: Maju Berjalan Menuju Terang

Kompleks Gereja Katedral dipilih sebagai tempat Malam Penutup Dies Natalis STFD karena secara simbolis selaras dengan tiga sumbangan pemikiran Rm. Magnis yang diangkat menjadi elaborasi tematik Dies Natalis.

Pertama, kontribusi Magnis di bidang etika, sosial politik Indonesia. Pemikiran Magnis sebagai filsuf yang banyak merefleksikan etika dan keberadaannya sebagai rohaniwan katolik jesuit memberikan nuansa khas bagi keterlibatannya di bidang sosial-politik di Indonesia.

Di satu sisi, Dies Natalis meneropong realitas dan tantangan bidang sosial politik di Indonesia hari ini dan di sisi lain, menggali pemikiran Rm. Magnis di bidang tersebut melalui filsafat politik dan etika yang dikembangkannya.

Baca juga: FH UNEJ Rayakan Dies Natalis ke-61, Soroti Implementasi UUD 1945 dan Arah Pembangunan Nasional

Graha Pemuda di kompleks Katedral menjadi simbol dari pemikiran Rm. Magnis di bidang etika dan filsafat politik serta simbol dari keterlibatan beliau di dinamika sosial-politik di Indonesia. Grha Pemuda semula bernama Gedung Katholieke Jongelingenbond (Gedung Pemuda Katolik). Gedung tersebut turut berperan di dalam proses Sumpah Pemuda karena menjadi tempat sidang pertama Kongres Pemuda II pada 27 Oktober 1928.

Grha Pemuda juga menjadi simbol keterlibatan Magnis bagi formasi intelektual filsafat di STFD bagi para pemuda/i yang menjadi mahasiswa di sekolah tersebut. Magnis juga turut berperan pada pendirian STFD. Sampai hari ini, dia masih terlibat aktif di dalam dinamika kampus.

Kedua, kontribusi Magnis di bidang teologi. Sebagai rohaniwan jesuit, Magnis juga aktif menuliskan refleksi di bidang teologi dan kehidupan menggereja. Selain itu, selama bertahun-tahun ia menjadi pengampu mata kuliah Filsafat Ketuhanan di STFD. Karena itu, Dies Natalis ini menggali kontribusi khas Magnis di bidang teologi dan eklesiologi Gereja Indonesia pasca Vatican II.

Gereja Katedral menjadi simbol yang tepat bagi kontribusi Magnis di bidang teologi dan eklesiologi. Misa syukur Dies Natalis akan dirayakan di Gereja Katedral Jakarta yang telah berusia 125 tahun, dihitung dari pemberkatannya pada 21 April 1901. Gereja Katedral menjadi saksi panjangnya kehadiran kekatolikan di Indonesia.

Misa syukur akan dipimpin oleh Kardinal Ignatius Suharyo yang sekaligus adalah Ketua Pembina Yayasan STF Driyarkara didampingi oleh pimpinan ordo OFM, Pastor Agustinus Laurentius Nggame, OFM dan pimpinan ordo Serikat Jesus, Pastor Benedictus Hari Juliawan, SJ.

Ketiga lembaga keagamaan Katolik ini, yakni Ordo Serikat Jesus (Jesuit), Ordo OFM (Fransiskan) dan Keuskupan Agung Jakarta lah yang mendirikan STFD 57 tahun yang lalu.

Ketiga, kontribusi Magnis di bidang dialog antarumat beragama. Masyarakat Indonesia ditandai oleh berbagai keragaman, termasuk salah satunya keragaman agama dan kepercayaan. Karena itu, Dies Natalis merefleksikan nilai penting dan tantangan dialog antarumat beragama di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Dies Natalis menggali pemikiran-pemikiran filosofis Magnis dan keterlibatan aktif dia dalam berbagai forum lintas-agama sebagai sumbangan berarti bagi kemajuan dialog antarumat beragama.

Terowongan silaturahmi di kompleks Katedral menjadi simbol penting yang menandai dialog antar umat beragama. Terowongan bawah tanah tersebut menghubungkan Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal.

Pada kunjungan apostoliknya ke Indonesia pada 2025, Paus Fransiskus telah mengunjungi terowongan ini dan menandatangani plakat pesan Terowongan Silaturahmi. Paus Fransiskus juga bertemu dan berdialog dengan Imam Besar Masjid Istiqlal. Momen historis tersebut semakin memperkuat makna simbolis Terowongan Silaturahmi bagi perayaan Dies Natalis STFD.

Perayaan ini menjadi momentum untuk merefleksikan kembali kontribusi Magnis bagi Indonesia, terutama dalam bidang filsafat, etika politik, demokrasi, hubungan antaragama, pendidikan, dan kemanusiaan.

Selama lebih dari setengah abad, Magnis dikenal sebagai salah satu intelektual publik yang konsisten menyuarakan nilai-nilai etis, dialog, dan keberpihakan pada martabat manusia sekaligus ikut mendirikan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara ini.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Unika Atma Jaya Masuk...
Unika Atma Jaya Masuk Daftar Universitas Terbaik THE Asia University Rankings 2026
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026, Ini Daftar dan Peringkatnya
Kuat di Riset dan Inovasi,...
Kuat di Riset dan Inovasi, UMB Peringkat 2 PTS Terbaik di Jakarta
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Tembus 9 Besar PTS Terbaik Nasional Versi EduRank 2026
THE 2026, Unika Atma...
THE 2026, Unika Atma Jaya PTS Terbaik Bidang Kedokteran dan Kesehatan di Indonesia
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Rekomendasi
Kepala Posko PRR Aceh...
Kepala Posko PRR Aceh Apresiasi TNI Bangun Jembatan Gantung di Kampung Reje Payung
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
Berita Terkini
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Cerita Mutiara, Anak...
Cerita Mutiara, Anak Penjual Tahu Keliling yang Lolos ke ITB dan Raih KIP Kuliah
Wisuda XIX Indonesia...
Wisuda XIX Indonesia Banking School: Lahirkan Talenta Perbankan Digital Inklusif
Profil Pendidikan Febri...
Profil Pendidikan Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved