Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:18 WIB
loading...
Mahasiswa UNS Diajak...
iNews Media Group Campus Connect kembali digelar di kampus UNS pada Rabu, (20/5/2026). Foto/Niko Prayoga.
A A A
SURAKARTA - iNews Media Group Campus Connect kembali digelar di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Rabu, (20/5/2026). Acara tersebut menghadirkan sesi Moneyfetasi bertemakan “Fintech The Future: Membangun Literasi dan Keamanan Pendanaan Digital Generasi Muda”.

Kesempatan itu digunakan Nakan oleh mahasiswa untuk bertanya mengenai isu yang saat ini tengah berkembang yaitu terkait melemahnya rupiah dan naiknya dolar. Mereka mempertanyakan apa sikap yang seharusnya mereka lakukan di tengah kondisi itu.

Baca juga: UNS Apresiasi iNews Campus Connect 2026, Mahasiswa Diajak Melek Industri Media

Menjawab pertanyaan mahasiswa, Dila Maghrifani, Peneliti UNS Fintech Center menuturkan bahwa saat ini mahasiswa maupun masyarakat perlu melakukan banyak evaluasi.

Ia menyebut bahwa kenaikan dolar ini tidak bisa hanya dilihat sekadar kenaikan biasa. Dila mengajak para mahasiswa untuk memahami faktor makroekonomi yang melatarbelakangi situasi ini, termasuk andil dari regulasi yang berjalan.

“Jadi kalau kita melihat kurs dolar ini naik, ini kan dari sisi ekonomi kita harus melihat apa sih yang menyebabkan nilai dolar tinggi dan rupiah melemah. Dan kita melihat bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah itu juga mempengaruhi untuk berapa sih harga dolar ini dan apa sih yang harus kita lakukan?,” kata Dila dalam pemaparannya, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: iNews Campus Connect 2026 di UNS Diserbu Mahasiswa, Ada Autotech hingga iReporter

Maka dari itu salah satu langkah evaluasi yang bisa dilakukan adalah menekan pembelian dolar agar dolar tidak semakin menguat dan rupiah bisa kembali naik.

“Kadang kalau orang beli dolar, lama-lama dolarnya juga bakal ikut naik lagi nih. Kalau kita ngerem nih untuk pembelian dolar, kita memperkuat kepemilikan rupiah, uang rupiah kita jadi kuat lagi,” ungkap dia.

Terlebih, saat ini dinamika geopolitik global juga masih tidak menentu, seperti konflik internasional yang ikut menekan stabilitas moneter dalam negeri. Sehingga menekan penggunaan dolar bisa membuat rupiah kembali menguat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UNS Antusias...
Mahasiswa UNS Antusias Belajar Teknologi Otomotif di Sesi Autotech iNews Campus Connect 2026
Inews Campus Connect...
Inews Campus Connect 2026 Bagi Ilmu ke Mahasiswa UNS untuk Bentuk Mental Baja
Mahasiswa UNS Antre...
Mahasiswa UNS Antre Coba Simulasi Reporter Televisi di iNews Campus Connect 2026
UNS Apresiasi iNews...
UNS Apresiasi iNews Campus Connect 2026, Mahasiswa Diajak Melek Industri Media
iNews Campus Connect...
iNews Campus Connect 2026 di UNS Jadi Ajang Edukasi Literasi Media dan Teknologi Informasi
iNews Campus Connect...
iNews Campus Connect 2026 di UNS Diserbu Mahasiswa, Ada Autotech hingga iReporter
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved