Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Jum'at, 22 Mei 2026 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia menegaskan bahwa dalam bidang kesehatan gigi terdapat dua fokus utama, yakni Terapis Gigi dan Mulut serta Teknologi Laboratorium Medis Gigi yang diharapkan dapat berkembang secara beriringan dan saling mendukung.
Dirjen SDMK juga berharap kerja sama yang telah terjalin dengan Prof. Park tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi kesehatan gigi, tetapi juga mendukung peningkatan layanan kesehatan mulut, khususnya layanan terapi kesehatan gigi dan mulut.
Selain itu, dia mendorong adanya pengembangan program pertukaran mahasiswa maupun dosen guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta memperluas jejaring internasional di bidang pendidikan kesehatan.
Lebih lanjut, Yuli menekankan pentingnya kolaborasi antar Poltekkes, termasuk sinergi antara Poltekkes Kemenkes Jakarta I dan Poltekkes Kemenkes Jakarta II agar setiap institusi dapat saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam upaya memajukan pendidikan serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia.
Peresmian Dental Work Station ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas pembelajaran modern tersebut untuk mendukung proses pendidikan yang lebih inovatif, adaptif, dan berstandar global di bidang teknologi kesehatan gigi.
Prosesi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tenaga kesehatan gigi yang profesional dan kompetitif di tingkat internasional.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa serta mendukung terciptanya lulusan tenaga kesehatan yang unggul dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
Melalui kerja sama internasional ini, Poltekkes Kemenkes Jakarta II dan Daegu Health College berharap dapat terus membangun sinergi positif dalam pengembangan pendidikan kesehatan, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan demi kemajuan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berdaya saing global.
Dirjen SDMK juga berharap kerja sama yang telah terjalin dengan Prof. Park tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi kesehatan gigi, tetapi juga mendukung peningkatan layanan kesehatan mulut, khususnya layanan terapi kesehatan gigi dan mulut.
Selain itu, dia mendorong adanya pengembangan program pertukaran mahasiswa maupun dosen guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta memperluas jejaring internasional di bidang pendidikan kesehatan.
Lebih lanjut, Yuli menekankan pentingnya kolaborasi antar Poltekkes, termasuk sinergi antara Poltekkes Kemenkes Jakarta I dan Poltekkes Kemenkes Jakarta II agar setiap institusi dapat saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam upaya memajukan pendidikan serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia.
Peresmian Dental Work Station ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas pembelajaran modern tersebut untuk mendukung proses pendidikan yang lebih inovatif, adaptif, dan berstandar global di bidang teknologi kesehatan gigi.
Prosesi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tenaga kesehatan gigi yang profesional dan kompetitif di tingkat internasional.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa serta mendukung terciptanya lulusan tenaga kesehatan yang unggul dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
Melalui kerja sama internasional ini, Poltekkes Kemenkes Jakarta II dan Daegu Health College berharap dapat terus membangun sinergi positif dalam pengembangan pendidikan kesehatan, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan demi kemajuan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berdaya saing global.
(nnz)
Lihat Juga :