Kedokteran Jadi Jurusan Paling Ketat di Unair Jalur SNBT 2026, Berapa Nilai Reratanya?
Selasa, 26 Mei 2026 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
“Sarjana Kedokteran dengan 3,11 persen, diikuti Kedokteran FIKKIA dengan 3,67 persen dan Psikologi dengan 3,98 persen. Sedangkan untuk Vokasi, D3 Keperawatan memimpin di angka 1,15 persen dan D4 Akuntansi Bisnis Digital dengan 1,20 persen,” paparnya.
Lebih lanjut, Prof Madyan menyebut S1 Kedokteran memegang rerata nilai tertinggi mencapai 730,45 untuk Saintek dan Akuntansi dengan nilai 684,33 untuk Soshum. Kemudian, untuk Program Vokasi, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang nilai rerata tertinggi dengan nilai 659,76.
“S1 Kedokteran dari tahun ke tahun masih menjadi program studi dengan rerata nilai tertinggi di Universitas Airlangga,” imbuhnya.
Di akhir, Prof Madyan menekankan bahwa seleksi yang terlaksana di Unair sudah murni dan bebas dari kecurangan. Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Dr Achmad Solihin menambahkan bahwa Unair gencar melakukan antisipasi terkait masalah kecurangan yang kerap kali terjadi.
“Tentunya kami sudah mempersiapkan semaksimal mungkin. Seperti pemeriksaan metal detector, konfirmasi atau verifikasi terkait dokumen serta wajah dan beberapa mekanisme lainnya” pungkasnya.
Lebih lanjut, Prof Madyan menyebut S1 Kedokteran memegang rerata nilai tertinggi mencapai 730,45 untuk Saintek dan Akuntansi dengan nilai 684,33 untuk Soshum. Kemudian, untuk Program Vokasi, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang nilai rerata tertinggi dengan nilai 659,76.
“S1 Kedokteran dari tahun ke tahun masih menjadi program studi dengan rerata nilai tertinggi di Universitas Airlangga,” imbuhnya.
Di akhir, Prof Madyan menekankan bahwa seleksi yang terlaksana di Unair sudah murni dan bebas dari kecurangan. Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Dr Achmad Solihin menambahkan bahwa Unair gencar melakukan antisipasi terkait masalah kecurangan yang kerap kali terjadi.
“Tentunya kami sudah mempersiapkan semaksimal mungkin. Seperti pemeriksaan metal detector, konfirmasi atau verifikasi terkait dokumen serta wajah dan beberapa mekanisme lainnya” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :