Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kamis, 04 Juni 2026 - 15:22 WIB
loading...
SPMB jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri Kota Bogor akan dibuka pada 8 hingga 10 Juni 2026. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri Kota Bogor akan dibuka pada 8 hingga 10 Juni 2026. Pemerintah Kota Bogor menyiapkan daya tampung sebanyak 12.682 murid yang tersebar di 451 rombongan belajar (rombel) SD negeri.
Dalam pelaksanaannya, SPMB SD Kota Bogor 2026 dibagi ke dalam tiga jalur penerimaan, yakni jalur domisili sebesar 70 persen, jalur afirmasi 25 persen, dan jalur mutasi 5 persen.
Baca juga: SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Jalur domisili menjadi jalur dengan kuota terbesar. Sebanyak 90 persen kuota pada jalur ini diprioritaskan bagi warga Kota Bogor, sedangkan 10 persen sisanya diperuntukkan bagi calon murid dari luar Kota Bogor. Seleksi jalur domisili dilakukan berdasarkan penggabungan skor usia calon murid dan skor kedekatan jarak rumah ke sekolah yang dituju.
Sementara itu, jalur afirmasi terbagi menjadi dua kategori. Sebanyak 15 persen kuota diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga ekonomi tidak mampu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 sampai 5, termasuk anak panti asuhan. Adapun 10 persen kuota lainnya diperuntukkan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), penyandang disabilitas, serta peserta didik yang memiliki kecerdasan istimewa atau bakat istimewa.
Baca juga: Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Lewat SPMB Bersama 2026, Cek Persyaratan dan Jadwal
Sedangkan jalur mutasi disediakan khusus bagi calon murid yang mengikuti perpindahan domisili orang tua karena penugasan pekerjaan. Jalur ini juga dapat dimanfaatkan oleh anak guru maupun tenaga kependidikan yang mendaftar di sekolah tempat orang tuanya bertugas.
Calon murid yang akan mendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, yaitu:
Memiliki akta kelahiran atau surat keterangan lahir.
Memiliki Kartu Keluarga (KK).
Berusia 7 tahun pada 1 Juli 2026 dengan usia maksimal 9 tahun per 1 Juli 2026.
Berusia paling rendah 6 tahun pada 1 Juli 2026.
Pengecualian usia paling rendah 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli 2026 diberikan kepada calon murid yang memiliki kecerdasan istimewa atau bakat istimewa.
Memiliki Surat Tanda Selesai Belajar (STSB) dari Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama Kota Bogor apabila diperlukan.
Tahapan SPMB SD Kota Bogor 2026 diawali dengan pra pendaftaran yang berlangsung pada 25 Mei hingga 10 Juni 2026. Pada tahap ini dilakukan pembuatan dan distribusi akun, verifikasi titik koordinat rumah, serta pengecekan persyaratan umum.
Selanjutnya, pendaftaran resmi dilaksanakan pada 8 hingga 10 Juni 2026. Pada tahap ini calon murid dapat memilih sekolah tujuan dan mengajukan pendaftaran melalui sistem yang telah disediakan.
Proses verifikasi dan validasi dokumen berlangsung pada 8 sampai 12 Juni 2026. Panitia akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh dokumen dan data yang telah diunggah peserta untuk memastikan kesesuaiannya.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 15 Juni 2026. Calon murid dapat melihat status kelulusan dan penerimaan pada sekolah tujuan melalui sistem SPMB.
Bagi peserta yang dinyatakan diterima, tahap daftar ulang akan dilaksanakan pada 17 hingga 18 Juni 2026 sebagai bentuk konfirmasi penerimaan sekaligus penyelesaian administrasi sekolah.
Pada jalur domisili, seleksi dilakukan berdasarkan penggabungan skor usia dan skor jarak rumah ke sekolah.
Untuk skor usia, calon murid yang berusia lebih dari 7 tahun memperoleh skor tertinggi sebesar 7,00. Sementara usia 6 tahun 11 bulan memperoleh skor 6,11 dan terus menurun hingga usia 6 tahun tepat yang mendapatkan skor 6,00. Adapun calon murid yang diterima melalui pengecualian usia minimal 5 tahun 6 bulan mendapatkan skor usia 0,00.
Selain usia, skor juga ditentukan berdasarkan jarak rumah ke sekolah yang dihitung menggunakan metode titik garis lurus dari lokasi rumah menuju sekolah tujuan.
Calon murid yang tinggal dalam radius 0 hingga 150 meter memperoleh skor jarak tertinggi sebesar 0,10. Radius lebih dari 150 hingga 250 meter memperoleh skor 0,08, radius lebih dari 250 hingga 500 meter memperoleh skor 0,06, radius lebih dari 500 hingga 1.000 meter memperoleh skor 0,04, dan radius di atas 1.000 meter memperoleh skor 0,02. Sementara calon murid dari luar Kota Bogor mendapatkan skor jarak 0,00.
Dalam pelaksanaannya, SPMB SD Kota Bogor 2026 dibagi ke dalam tiga jalur penerimaan, yakni jalur domisili sebesar 70 persen, jalur afirmasi 25 persen, dan jalur mutasi 5 persen.
Baca juga: SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Jalur domisili menjadi jalur dengan kuota terbesar. Sebanyak 90 persen kuota pada jalur ini diprioritaskan bagi warga Kota Bogor, sedangkan 10 persen sisanya diperuntukkan bagi calon murid dari luar Kota Bogor. Seleksi jalur domisili dilakukan berdasarkan penggabungan skor usia calon murid dan skor kedekatan jarak rumah ke sekolah yang dituju.
Sementara itu, jalur afirmasi terbagi menjadi dua kategori. Sebanyak 15 persen kuota diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga ekonomi tidak mampu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 sampai 5, termasuk anak panti asuhan. Adapun 10 persen kuota lainnya diperuntukkan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), penyandang disabilitas, serta peserta didik yang memiliki kecerdasan istimewa atau bakat istimewa.
Baca juga: Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Lewat SPMB Bersama 2026, Cek Persyaratan dan Jadwal
Sedangkan jalur mutasi disediakan khusus bagi calon murid yang mengikuti perpindahan domisili orang tua karena penugasan pekerjaan. Jalur ini juga dapat dimanfaatkan oleh anak guru maupun tenaga kependidikan yang mendaftar di sekolah tempat orang tuanya bertugas.
Persyaratan Umum SPMB SD Kota Bogor 2026
Calon murid yang akan mendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, yaitu:
Memiliki akta kelahiran atau surat keterangan lahir.
Memiliki Kartu Keluarga (KK).
Berusia 7 tahun pada 1 Juli 2026 dengan usia maksimal 9 tahun per 1 Juli 2026.
Berusia paling rendah 6 tahun pada 1 Juli 2026.
Pengecualian usia paling rendah 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli 2026 diberikan kepada calon murid yang memiliki kecerdasan istimewa atau bakat istimewa.
Memiliki Surat Tanda Selesai Belajar (STSB) dari Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama Kota Bogor apabila diperlukan.
Jadwal SPMB SD Kota Bogor 2026
Tahapan SPMB SD Kota Bogor 2026 diawali dengan pra pendaftaran yang berlangsung pada 25 Mei hingga 10 Juni 2026. Pada tahap ini dilakukan pembuatan dan distribusi akun, verifikasi titik koordinat rumah, serta pengecekan persyaratan umum.
Selanjutnya, pendaftaran resmi dilaksanakan pada 8 hingga 10 Juni 2026. Pada tahap ini calon murid dapat memilih sekolah tujuan dan mengajukan pendaftaran melalui sistem yang telah disediakan.
Proses verifikasi dan validasi dokumen berlangsung pada 8 sampai 12 Juni 2026. Panitia akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh dokumen dan data yang telah diunggah peserta untuk memastikan kesesuaiannya.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 15 Juni 2026. Calon murid dapat melihat status kelulusan dan penerimaan pada sekolah tujuan melalui sistem SPMB.
Bagi peserta yang dinyatakan diterima, tahap daftar ulang akan dilaksanakan pada 17 hingga 18 Juni 2026 sebagai bentuk konfirmasi penerimaan sekaligus penyelesaian administrasi sekolah.
Sistem Skor Usia dan Jarak pada Jalur Domisili
Pada jalur domisili, seleksi dilakukan berdasarkan penggabungan skor usia dan skor jarak rumah ke sekolah.
Untuk skor usia, calon murid yang berusia lebih dari 7 tahun memperoleh skor tertinggi sebesar 7,00. Sementara usia 6 tahun 11 bulan memperoleh skor 6,11 dan terus menurun hingga usia 6 tahun tepat yang mendapatkan skor 6,00. Adapun calon murid yang diterima melalui pengecualian usia minimal 5 tahun 6 bulan mendapatkan skor usia 0,00.
Selain usia, skor juga ditentukan berdasarkan jarak rumah ke sekolah yang dihitung menggunakan metode titik garis lurus dari lokasi rumah menuju sekolah tujuan.
Calon murid yang tinggal dalam radius 0 hingga 150 meter memperoleh skor jarak tertinggi sebesar 0,10. Radius lebih dari 150 hingga 250 meter memperoleh skor 0,08, radius lebih dari 250 hingga 500 meter memperoleh skor 0,06, radius lebih dari 500 hingga 1.000 meter memperoleh skor 0,04, dan radius di atas 1.000 meter memperoleh skor 0,02. Sementara calon murid dari luar Kota Bogor mendapatkan skor jarak 0,00.
(nnz)
Lihat Juga :