Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Kamis, 11 Juni 2026 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha Djumaryo juga memberikans ambutan secara virtual yang menyampaikan budaya tak hanya dipandang sebagai warisan yang perlu dilestarikan namun sarana menciptakan masa depan melalui kreativitas dan inovasi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa didorong untuk mengasah kreativitas, kemampuan berpikir strategis, dan kolaborasi dalam merespons tantangan pelestarian budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media digital. Berbagai gagasan dan karya komunikasi yang lahir diharapkan mampu memperkuat kesadaran budaya sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat modern.
Kreasa Fest 2026 juga menghadirkan tiga kompetisi komunikasi tingkat nasional, yakni PRASASTI pada bidang Public Relations, LENTERA pada bidang Advertising, dan AKSARA pada bidang Journalism. Para peserta ditantang menghasilkan strategi, kampanye, dan karya komunikasi yang kreatif, relevan, serta berdampak dalam mengangkat nilai-nilai budaya Indonesia.
Perspektif dari kalangan industri turut mewarnai penyelenggaraan Kreasa Fest melalui sesi talkshow yang menghadirkan mantan CEO Dentsu One Indonesia Janoe Arijanto, sutradara film dan iklan Dimas Djayadiningrat, Pengurus Harian Perhumas Muda Jakarta Raya Alissya Amri, serta kreator konten Andovi da Lopez. Mereka berbagi pengalaman mengenai pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menghadapi perubahan lanskap komunikasi digital.
Ketua Pelaksana Kreasa Fest 2026 Erin mengatakan tema "Budaya Menginspirasi, Generasi Beraksi" dipilih untuk mengajak generasi muda melihat budaya sebagai sumber inspirasi yang dapat diwujudkan dalam berbagai karya dan solusi kreatif. Melalui kompetisi dan diskusi bersama praktisi, mahasiswa didorong membuktikan bahwa budaya dapat bertransformasi menjadi karya nyata yang relevan dengan perkembangan zaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa didorong untuk mengasah kreativitas, kemampuan berpikir strategis, dan kolaborasi dalam merespons tantangan pelestarian budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media digital. Berbagai gagasan dan karya komunikasi yang lahir diharapkan mampu memperkuat kesadaran budaya sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat modern.
Kreasa Fest 2026 juga menghadirkan tiga kompetisi komunikasi tingkat nasional, yakni PRASASTI pada bidang Public Relations, LENTERA pada bidang Advertising, dan AKSARA pada bidang Journalism. Para peserta ditantang menghasilkan strategi, kampanye, dan karya komunikasi yang kreatif, relevan, serta berdampak dalam mengangkat nilai-nilai budaya Indonesia.
Perspektif dari kalangan industri turut mewarnai penyelenggaraan Kreasa Fest melalui sesi talkshow yang menghadirkan mantan CEO Dentsu One Indonesia Janoe Arijanto, sutradara film dan iklan Dimas Djayadiningrat, Pengurus Harian Perhumas Muda Jakarta Raya Alissya Amri, serta kreator konten Andovi da Lopez. Mereka berbagi pengalaman mengenai pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menghadapi perubahan lanskap komunikasi digital.
Ketua Pelaksana Kreasa Fest 2026 Erin mengatakan tema "Budaya Menginspirasi, Generasi Beraksi" dipilih untuk mengajak generasi muda melihat budaya sebagai sumber inspirasi yang dapat diwujudkan dalam berbagai karya dan solusi kreatif. Melalui kompetisi dan diskusi bersama praktisi, mahasiswa didorong membuktikan bahwa budaya dapat bertransformasi menjadi karya nyata yang relevan dengan perkembangan zaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Lihat Juga :