IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Kamis, 11 Juni 2026 - 09:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Lebih lanjut, peserta juga mendapatkan sesi praktik Digital Branding & Marketplace bersama Rabiah Putri, S.Pd., CTT. Sesi ini membekali peserta dengan keterampilan mengelola media sosial profesional, teknik fotografi, hingga cara menembus e-commerce besar seperti Shopee dan Tokopedia.
Terakhir, guna memastikan kesehatan bisnis, Abdullah Alhayad Arafah, ST. memaparkan Manajemen Keuangan Digital. Secara unik, materi tata kelola pajak dan penyusunan laporan keuangan ini diajarkan menggunakan pendekatan pemrograman Python untuk menjamin efisiensi dan akurasi.
Sebagai tindak lanjut, setiap peserta dibekali action plan 30 hari untuk mematangkan identitas mereknya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan Pesantren Darunnajah sebagai model percontohan nasional dalam mencetak pesantren yang inovatif, mandiri secara ekonomi, dan berdampak luas bagi umat.
Para peserta juga diarahkan untuk menjadikan identitas unik pesantren sebagai kekuatan utama.
"Konsumen tidak hanya membeli produk, mereka membeli nilai dan cerita di balik produk tersebut," ujar Rabiah Putri.
Lebih lanjut, peserta juga mendapatkan sesi praktik Digital Branding & Marketplace bersama Rabiah Putri, S.Pd., CTT. Sesi ini membekali peserta dengan keterampilan mengelola media sosial profesional, teknik fotografi, hingga cara menembus e-commerce besar seperti Shopee dan Tokopedia.
Terakhir, guna memastikan kesehatan bisnis, Abdullah Alhayad Arafah, ST. memaparkan Manajemen Keuangan Digital. Secara unik, materi tata kelola pajak dan penyusunan laporan keuangan ini diajarkan menggunakan pendekatan pemrograman Python untuk menjamin efisiensi dan akurasi.
Sebagai tindak lanjut, setiap peserta dibekali action plan 30 hari untuk mematangkan identitas mereknya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan Pesantren Darunnajah sebagai model percontohan nasional dalam mencetak pesantren yang inovatif, mandiri secara ekonomi, dan berdampak luas bagi umat.
Para peserta juga diarahkan untuk menjadikan identitas unik pesantren sebagai kekuatan utama.
"Konsumen tidak hanya membeli produk, mereka membeli nilai dan cerita di balik produk tersebut," ujar Rabiah Putri.
Lihat Juga :