Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Jum'at, 19 Juni 2026 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Kemajuan penting juga dicatat pada indikator International Faculty. Peringkat UB meningkat dari 531 menjadi 471 dunia, atau naik 60 posisi. Skornya meningkat tajam dari 35,9 menjadi 49,6. Capaian tersebut menunjukkan bahwa UB semakin menarik sebagai tempat mengajar, meneliti, dan berkolaborasi bagi akademisi internasional.
Penguatan internasionalisasi dosen diharapkan tidak hanya meningkatkan visibilitas global, tetapi juga mendorong publikasi bersama, pengembangan kurikulum internasional, pembimbingan mahasiswa, mobilitas akademik, serta pembentukan jejaring penelitian berkelanjutan.
“Rasio dosen dan mahasiswa semakin baik. Indikator Faculty Student Ratio juga memperlihatkan perkembangan positif. Peringkat UB meningkat dari kelompok 801+ menjadi peringkat 725 dunia, dengan skor yang naik dari 20,4 menjadi 25,2. Kondisi tersebut meningkatkan rasio dari 11,3 menjadi 13,2 dosen per 100 mahasiswa,” kata Ketua UPT Global Partnership and Reputation UB, Hendrix Yulis Setyawan.
Dia menambahkan, rasio ini lebih tinggi dibandingkan median global sebesar 7,7 dosen per 100 mahasiswa. Secara akademik, rasio yang semakin baik memberikan peluang bagi peningkatan kualitas pembelajaran, pendampingan mahasiswa, pembimbingan tugas akhir, dan interaksi dosen–mahasiswa.
Selain itu Skor Sustainability naik dari 53,3 menjadi 60,4, sedangkan peringkat global meningkat dari sekitar 636 menjadi 614 dunia. Pada QS WUR 2027, Sustainability menyumbang sekitar 10,3 persen terhadap skor total UB.
Hasil ini mencerminkan semakin kuatnya kontribusi universitas dalam pendidikan keberlanjutan, penelitian terkait Sustainable Development Goals, pengelolaan lingkungan kampus, dampak sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Peningkatan ini memperlihatkan bahwa keberlanjutan telah berkembang menjadi salah satu kekuatan strategis UB, selain reputasi akademik dan reputasi pemberi kerja.
Penguatan internasionalisasi dosen diharapkan tidak hanya meningkatkan visibilitas global, tetapi juga mendorong publikasi bersama, pengembangan kurikulum internasional, pembimbingan mahasiswa, mobilitas akademik, serta pembentukan jejaring penelitian berkelanjutan.
“Rasio dosen dan mahasiswa semakin baik. Indikator Faculty Student Ratio juga memperlihatkan perkembangan positif. Peringkat UB meningkat dari kelompok 801+ menjadi peringkat 725 dunia, dengan skor yang naik dari 20,4 menjadi 25,2. Kondisi tersebut meningkatkan rasio dari 11,3 menjadi 13,2 dosen per 100 mahasiswa,” kata Ketua UPT Global Partnership and Reputation UB, Hendrix Yulis Setyawan.
Dia menambahkan, rasio ini lebih tinggi dibandingkan median global sebesar 7,7 dosen per 100 mahasiswa. Secara akademik, rasio yang semakin baik memberikan peluang bagi peningkatan kualitas pembelajaran, pendampingan mahasiswa, pembimbingan tugas akhir, dan interaksi dosen–mahasiswa.
Selain itu Skor Sustainability naik dari 53,3 menjadi 60,4, sedangkan peringkat global meningkat dari sekitar 636 menjadi 614 dunia. Pada QS WUR 2027, Sustainability menyumbang sekitar 10,3 persen terhadap skor total UB.
Hasil ini mencerminkan semakin kuatnya kontribusi universitas dalam pendidikan keberlanjutan, penelitian terkait Sustainable Development Goals, pengelolaan lingkungan kampus, dampak sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Peningkatan ini memperlihatkan bahwa keberlanjutan telah berkembang menjadi salah satu kekuatan strategis UB, selain reputasi akademik dan reputasi pemberi kerja.
(nnz)
Lihat Juga :