Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:25 WIB
loading...
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan sanksi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 perlu diketahui calon murid baru. Foto/Dok/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Larangan dan sanksi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 perlu diketahui calon murid baru. MPLS 2026 akan menjadi momen pertama bagi murid baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Tahun ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengusung konsep MPLS Ramah yang menekankan terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.

Baca juga: MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya

Dikutip dari Instagram Kemendikdasmen, Kamis (2/7/2026), pelaksanaan MPLS 2026 dijadwalkan berlangsung selama lima hari. Selama kegiatan tersebut, murid baru akan diperkenalkan dengan kurikulum, cara belajar yang efektif, budaya sekolah, hingga membangun hubungan positif dengan guru, tenaga kependidikan, dan sesama peserta didik.

Selain itu, MPLS juga bertujuan membantu murid mengenali potensi diri, memahami lingkungan sekolah, serta membentuk karakter yang selaras dengan budaya sekolah yang aman dan nyaman.

Baca juga: Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan

Dalam pelaksanaannya, murid akan mengikuti materi utama dan materi pilihan. Materi utama MPLS 2026 meliputi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, Sopan dan Santun Bermedia Sosial, serta pembiasaan budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun (5S).

Agar tujuan tersebut tercapai, Kemendikdasmen menetapkan sejumlah larangan yang wajib dipatuhi oleh seluruh satuan pendidikan selama penyelenggaraan MPLS. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Larangan dan Sanksi MPLS 2026

Larangan MPLS 2026


Berikut larangan yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan MPLS 2026:

1. Melakukan perpeloncoan atau bentuk kekerasan lainnya.
2. Melakukan pungutan biaya atau pungutan dalam bentuk lainnya.
3. Memberikan aktivitas yang tidak relevan dengan tujuan MPLS.
4. Menggunakan atribut yang tidak edukatif dan/atau tidak relevan.
5. Melibatkan alumni sebagai penyelenggara kegiatan MPLS.
6. Melibatkan murid yang tidak memenuhi kriteria sebagai panitia MPLS.

Ketentuan tersebut dibuat untuk memastikan seluruh rangkaian MPLS benar-benar berorientasi pada pembentukan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, serta memberikan pengalaman belajar yang positif bagi murid baru.

Sanksi MPLS 2026


Bagi pihak yang melanggar ketentuan pelaksanaan MPLS, pemerintah telah menyiapkan sanksi administratif sesuai tingkat pelanggaran. Berikut daftar sanksinya:

1. Teguran tertulis.
2. Penundaan atau pengurangan hak.
3. Pembebasan dari tugas.
4. Pemberhentian sementara atau tetap dari jabatan.

Pemberian sanksi dilakukan oleh pejabat atau pimpinan yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan penerapan aturan tersebut, Kemendikdasmen berharap pelaksanaan MPLS Ramah 2026 dapat menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi murid baru.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Hari Pertama Puasa 2026...
Hari Pertama Puasa 2026 Siswa Masuk Sekolah? Ini Jadwal Pembelajaran Resmi Pemerintah
Hari Pertama Sekolah...
Hari Pertama Sekolah 2026, Mendikdasmen Pimpin Upacara Bendera di Aceh Tamiang
Awali Semester Genap...
Awali Semester Genap 2026, Sekolah Gelar Pagi Ceria hingga Nyanyi Lagu Hari Baru
Mendikdasmen Instruksikan...
Mendikdasmen Instruksikan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap
Hari Pertama Sekolah...
Hari Pertama Sekolah usai Libur Lebaran, BMKG: Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Lalin Jalan I Gusti Ngurah Rai Macet 1 Km
Nestapa Siswi SMP Korban...
Nestapa Siswi SMP Korban Bully di Cianjur, Trauma Enggan Masuk Sekolah
Rekomendasi
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Berita Terkini
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved