Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Jum'at, 10 Juli 2026 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
4. Memahami konsep dan praktik organization development, design, job design, job analysis, job evaluation, dan workload analysis
5. Memahami penyusunan struktur organisasi, tata kelola organisasi, nomenklatur jabatan, uraian jabatan, dan arsitektur jabatan
6. Memiliki kemampuan analis data, pemecahan masalah, serta penyusunan kajian dan rekomendasi organisasi
7. Memiliki kemampuan komunikasi, presentasi, dan koordinasi yang baik
8. Mampuy mengoperasikan Microsoft Office, khususnya Excel dan PowerPoint
1. Pendidikan minimal D3 yang relevan dengan sektor aset energi/Energi Baru Terbarukan/ketenagalistrikan.
2. Pengalaman minimal 3 tahun pada bidang project control.
3. Menguasai Microsoft Project/Primavera dan Microsoft Excel.
4. Memahami Earned Value Management dan pelaporan proyek.
5. Teliti, analitis, dan komunikatif.
Tugas Utama
1. Melakukan monitoring, evaluasi, dan pengendalian proyek sektor aset serta energi baru dan terbarukan.
2. Menyusun baseline, progress, dan pelaporan proyek.
3. Mengidentifikasi deviasi jadwal, biaya, dan mutu.
4. Menyusun rekomendasi tindakan korektif.
2. Memiliki pengalaman minimal 1 tahun.
3. Memiliki pengetahuan tentang Minyak & Gas, Energi, dan Energi Baru & Terbarukan (EBT).
4. Memahami kode dan standar inspeksi yang berlaku.
5. Memiliki Sertifikat Minyak & Gas (Platform/Bejana Tekan/Pipa).
6. Memiliki Sertifikat NDT Level II (PT/MT/UT/RT) sesuai ISO 9712 atau ASNT SNT-TC-1A.
7. Proaktif, tegas, dan berorientasi pada detail.
Tugas Utama
1. Melaksanakan kegiatan inspeksi sesuai order/instruksi kerja; SOP/Standard Metodologi; regulasi atau peraturan perundang-undangan; standar internasional/nasional yang menjadi rujukan, dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja.
2. Menyusun laporan lapangan dan sertifikat.
1. Pendidikan minimal S1 Teknik (Mekanik/Listrik/Kimia/Fisika/Industri/Lingkungan/Enerrtgi atau terkait)
2. Pengalaman 3 tahun di bidang risk engineering, HSE, inspeksi tekniks, atau tecnhnical assesment
3. Mempunyai kemampuan analisis, proaktif, dan berorientasi pada detail
4. Mengusai survei risiko, penilaian risiko, termasuk HAZID, HAZOP, studi keselamatan proses dan kebakaran
5. Menguasai metode analis risiko seperti Bowtie, LOPA, dan risk Matrix
6. Paham akan nilai risiko lingkungan dan kesehatan
7. Berpengalaman dalam insurance risk engineering, proprty risk, atau technical due dilligence
8. Mampu mengembangkan skenario risiko dan strategi mitigasi
9. Memahami ISO 31000 atau sertifikasi keselamatan terkait
Tugas Utama
1. Melaksanakan, mengoordinasikan, dan memantau kegiatan asesmen risiko dan bahaya pada fasilitas industri, aset operasional, proyek, instalasi, bangunan, utilitas, proses kerja, lingkungan kerja, serta area terdampak operasi melalui proses identifikasi bahaya, pengumpulan data teknis, , observasi lapangan
2. Melakukan wawancara dengan personil terkait, verifikasi doklumen, evaluasi kondisi aktual, dan penilaian terhadap efektivitas pengendalian risiko yang ditetapkan
3. Menyusun laporan pekerjaan sesuai ruang lingkup dan sistem manajemen mutu perusahaan
5. Memahami penyusunan struktur organisasi, tata kelola organisasi, nomenklatur jabatan, uraian jabatan, dan arsitektur jabatan
6. Memiliki kemampuan analis data, pemecahan masalah, serta penyusunan kajian dan rekomendasi organisasi
7. Memiliki kemampuan komunikasi, presentasi, dan koordinasi yang baik
8. Mampuy mengoperasikan Microsoft Office, khususnya Excel dan PowerPoint
2. Project Control (SBU Aset dan Energi Baru dan Terbarukan)
Persyaratan Khusus1. Pendidikan minimal D3 yang relevan dengan sektor aset energi/Energi Baru Terbarukan/ketenagalistrikan.
2. Pengalaman minimal 3 tahun pada bidang project control.
3. Menguasai Microsoft Project/Primavera dan Microsoft Excel.
4. Memahami Earned Value Management dan pelaporan proyek.
5. Teliti, analitis, dan komunikatif.
Tugas Utama
1. Melakukan monitoring, evaluasi, dan pengendalian proyek sektor aset serta energi baru dan terbarukan.
2. Menyusun baseline, progress, dan pelaporan proyek.
3. Mengidentifikasi deviasi jadwal, biaya, dan mutu.
4. Menyusun rekomendasi tindakan korektif.
3. Technical Inspector (SBU Aset dan Energi Baru dan Terbarukan)
1. Pendidikan minimal S1 di bidang Teknik (Mesin, Listrik, Kimia, Fisika, Industri, Lingkungan, Energi, atau bidang terkait).2. Memiliki pengalaman minimal 1 tahun.
3. Memiliki pengetahuan tentang Minyak & Gas, Energi, dan Energi Baru & Terbarukan (EBT).
4. Memahami kode dan standar inspeksi yang berlaku.
5. Memiliki Sertifikat Minyak & Gas (Platform/Bejana Tekan/Pipa).
6. Memiliki Sertifikat NDT Level II (PT/MT/UT/RT) sesuai ISO 9712 atau ASNT SNT-TC-1A.
7. Proaktif, tegas, dan berorientasi pada detail.
Tugas Utama
1. Melaksanakan kegiatan inspeksi sesuai order/instruksi kerja; SOP/Standard Metodologi; regulasi atau peraturan perundang-undangan; standar internasional/nasional yang menjadi rujukan, dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja.
2. Menyusun laporan lapangan dan sertifikat.
4. Integrity dan Risk Engineer
Persyaratan Khusus1. Pendidikan minimal S1 Teknik (Mekanik/Listrik/Kimia/Fisika/Industri/Lingkungan/Enerrtgi atau terkait)
2. Pengalaman 3 tahun di bidang risk engineering, HSE, inspeksi tekniks, atau tecnhnical assesment
3. Mempunyai kemampuan analisis, proaktif, dan berorientasi pada detail
4. Mengusai survei risiko, penilaian risiko, termasuk HAZID, HAZOP, studi keselamatan proses dan kebakaran
5. Menguasai metode analis risiko seperti Bowtie, LOPA, dan risk Matrix
6. Paham akan nilai risiko lingkungan dan kesehatan
7. Berpengalaman dalam insurance risk engineering, proprty risk, atau technical due dilligence
8. Mampu mengembangkan skenario risiko dan strategi mitigasi
9. Memahami ISO 31000 atau sertifikasi keselamatan terkait
Tugas Utama
1. Melaksanakan, mengoordinasikan, dan memantau kegiatan asesmen risiko dan bahaya pada fasilitas industri, aset operasional, proyek, instalasi, bangunan, utilitas, proses kerja, lingkungan kerja, serta area terdampak operasi melalui proses identifikasi bahaya, pengumpulan data teknis, , observasi lapangan
2. Melakukan wawancara dengan personil terkait, verifikasi doklumen, evaluasi kondisi aktual, dan penilaian terhadap efektivitas pengendalian risiko yang ditetapkan
3. Menyusun laporan pekerjaan sesuai ruang lingkup dan sistem manajemen mutu perusahaan
5. Health, Safety, and Environment Field Specialist (SBU Aset dan Energi Baru dan Terbarukan)
Persyaratan KhususLihat Juga :