Tim Robot Humanoid ITS Raih Juara di Ajang Internasional RoboCup 2026
Selasa, 14 Juli 2026 - 10:01 WIB
loading...
Tim robot humanoid Ichiro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Foto/ITS.
A
A
A
JAKARTA - Tim robot humanoid Ichiro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih penghargaan 3rd Place Best Custom Humanoid Robot pada ajang RoboCup 2026. RoboCup mempertemukan 3.000 peserta dari 45 negara.
Kompetisi robotika dan akal imitasi (AI) yang mempertemukan tim-tim robot dari berbagai negara tersebut digelar di Songdo Convensia, Incheon, Korea Selatan, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Robot Lahbako-San Antar UNEJ Jadi Juara Tiga KRAI 2026
Tim Ichiro ITS berlaga pada divisi Small League kategori Humanoid Soccer League (HSL). Pada kategori ini, sistem AI setiap robot diuji dan dituntut untuk mampu bergerak, mengenali bola, serta menentukan posisi di lapangan tanpa ada intervensi manusia.
Ketua Tim Ichiro ITS Oktab Bahar Rahmadani mengatakan, gelar juara ketiga ini diraih berkat keunggulan tim dalam melakukan riset dari sisi mekanikal, elektrikal, hingga perangkat lunak. Gelar yang diraih ini membuktikan bahwa riset buatan mahasiswa mampu bersaing dengan teknologi besutan pabrikan industrial dunia.
Baca juga: Kisah Audric Tsai dan SWA RoboKnights Tembus Kejuaraan Dunia Robotika
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro ITS ini menjelaskan, salah satu kunci kesuksesan dalam kompetisi ini terletak pada inovasi yang dirancang timnya.
Robot sepak bola kebanggaan ITS dilengkapi slider mechanism untuk fleksibilitas gerak, fitur smart hotswap, dan sistem localization yang presisi. Seluruh pembaruan tersebut diintegrasikan dengan perangkat lunak canggih agar robot dapat bergerak dengan andal dan akurat di lapangan.
Keberhasilan ini diakui tidak lepas dari dukungan penuh dosen pembina Muhtadin dan Moh Ismarintan Zazuli serta seluruh anggota tim. Bagi Oktab, tantangan terbesar adalah melawan tim-tim tangguh dunia yang disokong dana riset melimpah dari korporasi industrial besar.
Namun, Tim Ichiro ITS tidak gentar dan justru jeli melihat celah kelemahan lawan. “Kami jeli memanfaatkan kelemahan lawan untuk menyusun strategi mencetak gol,” terangnya, melalui siaran pers, Selasa (14/7/2026).
Capaian internasional ini diharapkan semakin memperkuat posisi ITS dalam peta riset robotika global. Prestasi tersebut menjadi lecutan motivasi bagi seluruh anggota untuk konsisten melakukan pengembangan teknologi pada kompetisi berikutnya.
“Tim (Ichiro) berkomitmen akan terus menyempurnakan performa robot agar mampu meraih posisi juara pertama ke depannya,” tutupnya optimistis.
Kompetisi robotika dan akal imitasi (AI) yang mempertemukan tim-tim robot dari berbagai negara tersebut digelar di Songdo Convensia, Incheon, Korea Selatan, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Robot Lahbako-San Antar UNEJ Jadi Juara Tiga KRAI 2026
Tim Ichiro ITS berlaga pada divisi Small League kategori Humanoid Soccer League (HSL). Pada kategori ini, sistem AI setiap robot diuji dan dituntut untuk mampu bergerak, mengenali bola, serta menentukan posisi di lapangan tanpa ada intervensi manusia.
Ketua Tim Ichiro ITS Oktab Bahar Rahmadani mengatakan, gelar juara ketiga ini diraih berkat keunggulan tim dalam melakukan riset dari sisi mekanikal, elektrikal, hingga perangkat lunak. Gelar yang diraih ini membuktikan bahwa riset buatan mahasiswa mampu bersaing dengan teknologi besutan pabrikan industrial dunia.
Baca juga: Kisah Audric Tsai dan SWA RoboKnights Tembus Kejuaraan Dunia Robotika
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro ITS ini menjelaskan, salah satu kunci kesuksesan dalam kompetisi ini terletak pada inovasi yang dirancang timnya.
Robot sepak bola kebanggaan ITS dilengkapi slider mechanism untuk fleksibilitas gerak, fitur smart hotswap, dan sistem localization yang presisi. Seluruh pembaruan tersebut diintegrasikan dengan perangkat lunak canggih agar robot dapat bergerak dengan andal dan akurat di lapangan.
Keberhasilan ini diakui tidak lepas dari dukungan penuh dosen pembina Muhtadin dan Moh Ismarintan Zazuli serta seluruh anggota tim. Bagi Oktab, tantangan terbesar adalah melawan tim-tim tangguh dunia yang disokong dana riset melimpah dari korporasi industrial besar.
Namun, Tim Ichiro ITS tidak gentar dan justru jeli melihat celah kelemahan lawan. “Kami jeli memanfaatkan kelemahan lawan untuk menyusun strategi mencetak gol,” terangnya, melalui siaran pers, Selasa (14/7/2026).
Capaian internasional ini diharapkan semakin memperkuat posisi ITS dalam peta riset robotika global. Prestasi tersebut menjadi lecutan motivasi bagi seluruh anggota untuk konsisten melakukan pengembangan teknologi pada kompetisi berikutnya.
“Tim (Ichiro) berkomitmen akan terus menyempurnakan performa robot agar mampu meraih posisi juara pertama ke depannya,” tutupnya optimistis.
(nnz)
Lihat Juga :