FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
"Buku antologi ini adalah rekaman proses kreatif saya sejak masa mahasiswa hingga saat ini. Melalui karya ini, saya ingin memotivasi mahasiswa bahwa menulis puisi bukanlah hal sulit, karena setiap proses kehidupan dapat kita tuangkan dalam bentuk karya sastra," ujar Prof. Sumiyadi, melalui siaran pers, Rabu (15/7/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fungsi karya sastra dalam dunia akademik. "Sebuah karya sastra tidak hanya untuk dibuat dan dinikmati, tetapi juga dapat diteliti. Melalui puisi, kita bisa melakukan eksegesis untuk menggali makna mendalam di balik teks tersebut," tambahnya.
Sementara itu, Prof. Suminto dalam ulasannya menyoroti bahwa Sonata Senja merupakan rekam jejak ekspresi individual sekaligus representasi kehidupan sosial penyairnya. Ia mengibaratkan Sonata Senja sebagai sebuah "dialog penyair dengan sekat-sekat waktu yang membentuk kehidupannya."
Salah satu karya yang dibedah oleh Prof. Suminto adalah puisi berjudul Hijrah Burung yang ditulis Prof. Sumiyadi pada tahun 1990 pada buku tersebut.
Menurut Suminto, sebuah puisi harus berpijak pada tiga elemen penting, yakni lokus (tempat/konteks), tipus (tipe/bentuk), dan diskursus (wacana).
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fungsi karya sastra dalam dunia akademik. "Sebuah karya sastra tidak hanya untuk dibuat dan dinikmati, tetapi juga dapat diteliti. Melalui puisi, kita bisa melakukan eksegesis untuk menggali makna mendalam di balik teks tersebut," tambahnya.
Sementara itu, Prof. Suminto dalam ulasannya menyoroti bahwa Sonata Senja merupakan rekam jejak ekspresi individual sekaligus representasi kehidupan sosial penyairnya. Ia mengibaratkan Sonata Senja sebagai sebuah "dialog penyair dengan sekat-sekat waktu yang membentuk kehidupannya."
Salah satu karya yang dibedah oleh Prof. Suminto adalah puisi berjudul Hijrah Burung yang ditulis Prof. Sumiyadi pada tahun 1990 pada buku tersebut.
Menurut Suminto, sebuah puisi harus berpijak pada tiga elemen penting, yakni lokus (tempat/konteks), tipus (tipe/bentuk), dan diskursus (wacana).
Lihat Juga :