Kisah Tiara, Anak Penjual Keripik yang Sukses Wujudkan Mimpi Kuliah Kedokteran di UGM
Kamis, 16 Juli 2026 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Impian menjadi dokter diwujudkan Tiara melalui kerja keras yang konsisten sejak bangku sekolah. Selama menempuh pendidikan dari SD hingga SMA, ia terus mempertahankan prestasi akademiknya.
Selain unggul di bidang akademik, Tiara juga aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi, kompetisi, dan ekstrakurikuler. Ia pernah mengikuti Olimpiade Biologi, lomba debat, karya tulis ilmiah, hingga meraih Juara II Kejuaraan Nasional Cheerleading.
Menurut Tiara, berbagai pengalaman tersebut membentuk karakter disiplin, tangguh, dan pantang menyerah yang membantunya menghadapi setiap tantangan.
Perjalanan menuju bangku kuliah tidak sepenuhnya mulus. Tiara sempat gagal pada salah satu jalur seleksi perguruan tinggi.
Namun, kedua orang tuanya tidak pernah memintanya menyerah. Sebaliknya, mereka terus memberikan semangat agar Tiara kembali mencoba hingga akhirnya berhasil meraih impiannya.
"Kami hanya terus mendukung dan menyemangati. Alhamdulillah sekarang mimpinya tercapai," kata sang ibu, Siti Rohani.
Ayah Tiara, Sabdi, mengaku tidak menyangka putrinya berhasil diterima di Fakultas Kedokteran UGM.
"Saya seperti mimpi. Tidak menyangka Tiara bisa diterima di Kedokteran UGM," tuturnya.
Kebahagiaan keluarga semakin lengkap setelah Tiara dinyatakan sebagai penerima subsidi UKT 100 persen dari UGM. Bantuan tersebut membuat beban biaya kuliah yang semula menjadi kekhawatiran keluarga akhirnya teratasi.
Prestasi Akademik dan Nonakademik Jadi Kunci Lolos Kedokteran UGM
Impian menjadi dokter diwujudkan Tiara melalui kerja keras yang konsisten sejak bangku sekolah. Selama menempuh pendidikan dari SD hingga SMA, ia terus mempertahankan prestasi akademiknya.
Selain unggul di bidang akademik, Tiara juga aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi, kompetisi, dan ekstrakurikuler. Ia pernah mengikuti Olimpiade Biologi, lomba debat, karya tulis ilmiah, hingga meraih Juara II Kejuaraan Nasional Cheerleading.
Menurut Tiara, berbagai pengalaman tersebut membentuk karakter disiplin, tangguh, dan pantang menyerah yang membantunya menghadapi setiap tantangan.
Sempat Gagal Seleksi, Dukungan Orang Tua Jadi Penyemangat
Perjalanan menuju bangku kuliah tidak sepenuhnya mulus. Tiara sempat gagal pada salah satu jalur seleksi perguruan tinggi.
Namun, kedua orang tuanya tidak pernah memintanya menyerah. Sebaliknya, mereka terus memberikan semangat agar Tiara kembali mencoba hingga akhirnya berhasil meraih impiannya.
"Kami hanya terus mendukung dan menyemangati. Alhamdulillah sekarang mimpinya tercapai," kata sang ibu, Siti Rohani.
Ayah Tiara, Sabdi, mengaku tidak menyangka putrinya berhasil diterima di Fakultas Kedokteran UGM.
"Saya seperti mimpi. Tidak menyangka Tiara bisa diterima di Kedokteran UGM," tuturnya.
Kuliah Gratis Berkat Subsidi UKT 100 Persen
Kebahagiaan keluarga semakin lengkap setelah Tiara dinyatakan sebagai penerima subsidi UKT 100 persen dari UGM. Bantuan tersebut membuat beban biaya kuliah yang semula menjadi kekhawatiran keluarga akhirnya teratasi.
Lihat Juga :