Cerita Mutiara, Anak Penjual Tahu Keliling yang Lolos ke ITB dan Raih KIP Kuliah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:06 WIB
loading...
Cerita Mutiara, Anak...
Mutiara Putri Azzahra berhasil diterima di ITB melalui jalur SNBP. Foto/ITB.
A A A
JAKARTA - Mutiara Putri Azzahra berhasil diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP ). Kesuksesannya merupakan hasil dari ketekunan selama bersekolah, doa dan perjuangan orang tua, guru dan orang-orang sekitarnya.

Mutiara adalah putri bungsu dari Saptono dan istri yang sehari-hari berjualan tahu keliling. Ia mengaku awalnya setelah lulus sekolah hanya ingin bekerja untuk membantu ekonomi keluarganya.

“Niat awal saya ingin bekerja karena melihat kondisi ekonomi keluarga sepertinya belum memungkinkan untuk kuliah,”katanya, dikutip dari laman ITB, Sabtu (25/7/2026).

Baca juga: Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung

Siswa Eligible untuk Daftar Jalur SNBP


Namun ternyata, siswa SMA Plus Al-Ghifari Bandung ini dinyatakan eligible untuk daftar kuliah melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Melihat potensi anak didiknya, guru di sekolahnya pun mendorong Mutiara untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut untuk mendaftar ke perguruan tinggi yang diinginkan.

Ia pun berdiskusi dengan ayahnya untuk memilih bidang pendidikan yang sesuai dengan minatnya. Sejak sekolah, ia menyukai ilmu pengetahuan alam, terutama biologi dan kimia. Saptono pun merekomendasikan ITB karena yang sejalan dengan ketertarikan putrinya.

Baca juga: Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa

“Saya mencoba mendaftar ke ITB dan Alhamdulillah diterima,” katanya.

Kabar kelulusan tersebut menjadi kebahagiaan besar bagi keluarga. Mutiara mengaku tidak menyangka dapat diterima di ITB karena ketika mendaftar, ia hanya berusaha memberikan yang terbaik sambil menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.

Belajar Mandiri lewat YouTube


Saptono mengatakan bahwa sejak awal ia melihat potensi dan kemauan belajar yang besar dalam diri anaknya. Namun, keterbatasan penghasilan membuatnya belum mampu mengikutsertakan Mutiara dalam bimbingan belajar. Meski begitu, ia berupaya membelikan buku untuk belajar mandiri.

“Itikad dan kemauan Mutiara sangat kuat. Akhirnya, saya membelikannya buku panduan,” ujar Saptono.

Ia kerap melihat Mutiara belajar hingga malam. Ketika menemui materi yang belum dipahami, Mutiara berusaha mencari penjelasan melalui YouTube.

Jadi Guru Mengaji Privat


Di tengah kesibukannya belajar, Mutiara aktif dalam organisasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di sekolah. Ia juga mengajar mengaji secara privat kepada anak-anak taman kanak-kanak setelah pulang sekolah.

Saptono mengatakan, pada Ramadan menjelang pengumuman seleksi, ia mengajak putrinya untuk terus berdoa dan memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadan dengan sebaik-baiknya.

“Saya mengatakan kepada anak saya, ‘Manfaatkan malam Lailatulqadar dan mintalah petunjuk kepada Allah karena segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya’,” katanya.

Ketika pengumuman SNBP tiba, dan anaknya berhasil diterima di ITB. Saptono mengaku tidak mampu mengungkapkan kebahagiaannya.

“Saya hanya dapat mengucapkan syukur, lalu sujud syukur. Sesuatu yang seolah-olah tidak mungkin, ketika Allah menentukan, ternyata dapat terjadi,” ujarnya.

Raih KIP Kuliah


Kebahagiaan tersebut sempat disertai kekhawatiran mengenai biaya pendidikan. Namun, Saptono memilih untuk terus berusaha dan meyakini bahwa akan ada jalan bagi pendidikan putrinya.

Mutiara kemudian memperoleh dukungan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Menurut Mutiara, dukungan tersebut sangat berarti karena membuatnya dapat lebih fokus belajar tanpa terus memikirkan biaya kuliah.

Selain bantuan pendidikan, Mutiara merasakan dukungan yang besar dari kedua orang tuanya. Meski berada dalam keterbatasan, Saptono dan Suci terus memberikan nasihat, semangat, doa, serta berusaha memenuhi kebutuhan pendidikannya.

Dukungan juga datang dari keluarga besar, guru, teman-teman, dan tetangga yang senantiasa menyemangatinya selama belajar dan mempersiapkan diri memasuki perguruan tinggi.

Mutiara menyadari kesempatan berkuliah di ITB tidak terlepas dari pengorbanan kedua orang tuanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada keduanya yang terus mendukungnya.

“Terima kasih kepada Ayah dan Ibu yang sudah mendukung saya. Meskipun kami berada dalam keterbatasan secara ekonomi, Ayah dan Ibu terus berjuang,” katanya.

Selama berkuliah di ITB, Mutiara bertekad belajar dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan pendidikannya tepat waktu.

“Insyaallah, saya ingin lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaan yang baik. Kelak, Ayah dan Ibu tidak perlu lagi memikirkan biaya. Saya ingin membantu dan menanggung kebutuhan keluarga,” tuturnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
ITB Buka Rekrutmen Dosen...
ITB Buka Rekrutmen Dosen Tidak Tetap 2026, Cek Syarat dan Jadwalnya
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Rekomendasi
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Berita Terkini
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Cerita Mutiara, Anak...
Cerita Mutiara, Anak Penjual Tahu Keliling yang Lolos ke ITB dan Raih KIP Kuliah
Wisuda XIX Indonesia...
Wisuda XIX Indonesia Banking School: Lahirkan Talenta Perbankan Digital Inklusif
Profil Pendidikan Febri...
Profil Pendidikan Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved