Revisi UU Sisdiknas Diminta Segera Dibahas

Selasa, 29 September 2020 - 11:33 WIB
loading...
Revisi UU Sisdiknas...
Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Revisi UU No 20/2003 dinilai perlu segera dibahas bersama pemerintah dan DPR untuk mengakomodasi kondisi dunia pendidikan yang semakin dinamis.

Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan, Komisi X akan meminta revisi Undang Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) untuk segera dibahas pemerintah dengan Komisi X DPR. (Baca juga: Bantuan Kuota Terbagi 2 Paket, Ini Penjelasan Mendikbud )

"Ya merevisi atau menambahkan pasal-pasal yang sudah tidak relevan dengan kondisi, diganti atau ditambahkan dengan pasal yang dibutuhkan sekarang," katanya ketika dihubungi SINDOnews, Selasa (29/9).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menjelaskan, revisi UU Sisdiknas ini perlu segera dibahas karena UU ini disahkan tahun 2003. Padahal sekarang sudah tahun 2020 sehingga maknanya UU ini sudah berusia 17 tahun. (Baca juga: Pengamat: Perlu Ada Dewan Etis yang Mengawasi Kinerja Kemendikbud )

"Maka layak untuk ditinjau kembali aktualisasinya, khususnya dunia pendidikan yang sangat dinamis," terangnya.

Fikri menjelaskan, kondisi kekinian seperti yang terkait dengan digitalisasi pendidikan belum diatur dalam UU lama. Padahal, lanjutnya, faktanya saat ini dunia pendidikan sudah menggunakan platform digital untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) dimasa pandemi saat ini.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Bawa Konsep Eco Socio...
Bawa Konsep Eco Socio Tech, Sekolah Berstandar Internasional Pertama Segera Beroperasi di Indramayu
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Salah Fatal, Komisi...
Salah Fatal, Komisi X DPR Desak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Diulang
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Infografis
Israel Resmi Menyerah!...
Israel Resmi Menyerah! Segera Tarik Pasukan dari Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved