Pengamat: Perlu Ada Dewan Etis yang Mengawasi Kinerja Kemendikbud

Sabtu, 26 September 2020 - 18:15 WIB
loading...
Pengamat: Perlu Ada...
Pengamat pendidikan Doni Koesoema dalam webinar yang digelar Institute for Political Ethics Studies (Isnpectus), Sabtu (26/9). Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) seharusnya memiliki Dewan Etis atau Komisi Etis yang bertugas untuk mengawasi kinerja Kemendikbud secara khusus. Salah satunya, dilibatkan dalam pengambilan keputusan untuk mengangkat masalah etis dalam pertemuan staf.

Hal tersebut disampaikan Pengamat pendidikan Doni Koesoema dalam webinar yang digelar Institute for Political Ethics Studies (Isnpectus), Sabtu (26/9/2020). (Baca juga: UGM Ciptakan GeNose, Alat Deteksi COVID-19 Kurang dari 2 Menit )

Dalam kesempatan itu, Doni juga menyarankan Kemendikbud menyediakan konsultasi etika dalam proses pengambilan kebijakan. Dengan begitu, kata dia, evaluasi kebijakan bukan hanya sekadar dana tercairkan atau tidak.

"Tapi juga tentang ini kebijakan (Kemendikbud) untuk kepentingan siapa," ujar Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tersebut.

Doni juga meminta Kemendikbud menyediakan mekanisme whistle blowing berupa hotline atau konfidensial. Hal ini untuk melihat indikasi-indikasi korupsi di lembaga tersebut. Mekanisme ini juga bisa digunakan untuk melihat ada tidaknya potensi konflik kepentingan dari kebijakan yang diambil Kemendikbud. (Baca juga: Mahasiswa ITS Asal Kebumen Ciptakan Aplikasi Tukar Sampah NUKERTRASH )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Pendidikan Ina...
Pakar Pendidikan Ina Liem Kasih Paham Roy Suryo soal UTS Insearch di Riwayat Pendidikan Gibran
Efisien dan Tepat Sasaran:...
Efisien dan Tepat Sasaran: Mekanisme Tunjangan Langsung ke Rekening, Banjir Pujian Para Guru
Link Pengumuman Hasil...
Link Pengumuman Hasil Akhir Seleksi CPNS Kemendikbud dan Kemenag 2024
Dana PIP Kemdikbud 2024...
Dana PIP Kemdikbud 2024 Cair, Bagaimana Cara Penarikannya?
Mengenal Wahyudi Aksara,...
Mengenal Wahyudi Aksara, Guru Muda yang Nyalakan Pelita di Tanah Borneo
Wahyudi, Guru Inspirator:...
Wahyudi, Guru Inspirator: Melampaui Keterbatasan, Menembus Segala Hambatan Menjadi Kemungkinan
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Dialog Terbuka Presiden...
Dialog Terbuka Presiden Prabowo Perlu Diperluas ke Kementerian hingga Pemda
Rekomendasi Komisi Reformasi...
Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Hasil Penyerapan Aspirasi 154 Elemen Masyarakat
Rekomendasi
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved