Melalui Mindfullnes, Sekolah Global Sevilla Bentuk Karakter Siswanya
Rabu, 07 Oktober 2020 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Michael menambahkan, selain aktivitas untuk murid, untuk guru dan staff, orang tua murid juga diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai macam aktivitas mindfulness. Yakni Mindful Planting di mana mengingatkan untuk menyadari bahwa setiap makanan dan minuman itu berasal dari alam dan jerih payah orang lain seperti petani. "Juga mengajarkan agar bersyukur dan menghargai alam dan bumi kita," imbuhnya.
Tea meditation adalah salah satu kegiatan yang bisa diikuti siswa Global Sevilla. Murid-murid dipimpin oleh salah satu guru Global Sevilla, Ibu Alva Paramitha, menikmati teh hangat sedikit demi sedikit sambil merasakan segala sensasi hangat yang diberikan dari sebuah cangkir teh. Sambil tetap bernapas, dan merasa setiap teguk teh dengan rasa syukur dan meningat orang-orang yang dikasihi agar dapat juga merasakan rasa syukur.
"Kegiatan tea meditation ini juga dipercaya dapat memberikan rasa ketenangan dan menumbukan rileksi dalam diri anak-anak. Anak-anak berpendapat setalah minum the dalam aktivitas ini merasa bahwa ia lebih tenang dan rileks," ujarnya.
Siswa juga bisa mengikuti kegiatan mewarnai mandala. Mewarnai mandala dilakukan dengan tehnik unik yakni dengan bertukar tangan secara bergantian. Misalnya ketika awal siswa mewarnai dengan tangan kanan, lalu ketika bel dibunyikan dia diminta berpindah tangan dengan tangan kiri. Aktivitas ini dimaksudkan untuk melatih fungsi otak kanan dan otak kiri secara bergantian.
"Selain itu, hari ini anak-anak juga diminta mewarnai secara mindful sesuai dengan emosi yang ia rasakan. Misalnya mandala diwarnai dengan dominan warna orange, anak tersebut cenderung miliki emosi yang hangat dan semangat," pungkasnya.
Tea meditation adalah salah satu kegiatan yang bisa diikuti siswa Global Sevilla. Murid-murid dipimpin oleh salah satu guru Global Sevilla, Ibu Alva Paramitha, menikmati teh hangat sedikit demi sedikit sambil merasakan segala sensasi hangat yang diberikan dari sebuah cangkir teh. Sambil tetap bernapas, dan merasa setiap teguk teh dengan rasa syukur dan meningat orang-orang yang dikasihi agar dapat juga merasakan rasa syukur.
"Kegiatan tea meditation ini juga dipercaya dapat memberikan rasa ketenangan dan menumbukan rileksi dalam diri anak-anak. Anak-anak berpendapat setalah minum the dalam aktivitas ini merasa bahwa ia lebih tenang dan rileks," ujarnya.
Siswa juga bisa mengikuti kegiatan mewarnai mandala. Mewarnai mandala dilakukan dengan tehnik unik yakni dengan bertukar tangan secara bergantian. Misalnya ketika awal siswa mewarnai dengan tangan kanan, lalu ketika bel dibunyikan dia diminta berpindah tangan dengan tangan kiri. Aktivitas ini dimaksudkan untuk melatih fungsi otak kanan dan otak kiri secara bergantian.
"Selain itu, hari ini anak-anak juga diminta mewarnai secara mindful sesuai dengan emosi yang ia rasakan. Misalnya mandala diwarnai dengan dominan warna orange, anak tersebut cenderung miliki emosi yang hangat dan semangat," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :