Kampus Merdeka Picu Peningkatan Inovasi Perguruan Tinggi
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan tersebut, Nizam menyampaikan apresiasi kepada Universitas Andalas karena telah secara konsisten melakukan kajian terhadap gambir dan terus mengembangkan kajian tersebut. Sehingga pada hari ini telah diresmikan Science Techno Park (STP), Pusat Technology Transfer Office, Pusat Teaching Industry Gambir, serta Pusat Produksi Inovasi Hasil Riset Universitas Andalas.
Nizam juga mengapresiasi langkah-langkah Unand dalam mengatasi COVID-19, dimana Rumah Sakit Pendidikan dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sangat luar biasa dalam melakukan test Polymerase Chain Reaction (PCR) secara nasional. Selain itu juga memecahkan banyak rekor-rekor dalam pengambilan sample test dan menjadi contoh bagi masyarakat lain.
“Hal tersebut menjadi bukti jika kita bersungguh-sungguh dan konsisten banyak yang bisa dilakukan oleh perguruan tinggi," pungkasnya. (Baca juga: Bantu Mahasiswa Terapkan Kampus Merdeka, Kemendikbud buat Aplikasi Khusus )
Senada dengan yang disampaikan oleh Nizam, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro yang juga hadir sebagai pembicara, turut mengapresiasi Universitas Andalas dalam pengembangan hasil riset yang sudah menuju hilirisasi. Hal tersebut menurutnya akan mempertemukan Universitas Andalas dengan dunia industri dan dunia usaha.
Rektor Unand Yuliandri menjelaskan,adanya peresmian dan peluncuran STP dan produk inovasi kampusnya adalah untuk meningkatkan motivasi kepada pengelola perguruan tinggi khususnya kepada dosen untuk melakukan riset. Dimana dengan adanya program riset nasional dan juga kolaborasi riset akan dapat mengakselerasi peningkatan ekonomi daerah dan juga nasional.
Nizam juga mengapresiasi langkah-langkah Unand dalam mengatasi COVID-19, dimana Rumah Sakit Pendidikan dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sangat luar biasa dalam melakukan test Polymerase Chain Reaction (PCR) secara nasional. Selain itu juga memecahkan banyak rekor-rekor dalam pengambilan sample test dan menjadi contoh bagi masyarakat lain.
“Hal tersebut menjadi bukti jika kita bersungguh-sungguh dan konsisten banyak yang bisa dilakukan oleh perguruan tinggi," pungkasnya. (Baca juga: Bantu Mahasiswa Terapkan Kampus Merdeka, Kemendikbud buat Aplikasi Khusus )
Senada dengan yang disampaikan oleh Nizam, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro yang juga hadir sebagai pembicara, turut mengapresiasi Universitas Andalas dalam pengembangan hasil riset yang sudah menuju hilirisasi. Hal tersebut menurutnya akan mempertemukan Universitas Andalas dengan dunia industri dan dunia usaha.
Rektor Unand Yuliandri menjelaskan,adanya peresmian dan peluncuran STP dan produk inovasi kampusnya adalah untuk meningkatkan motivasi kepada pengelola perguruan tinggi khususnya kepada dosen untuk melakukan riset. Dimana dengan adanya program riset nasional dan juga kolaborasi riset akan dapat mengakselerasi peningkatan ekonomi daerah dan juga nasional.
(mpw)
Lihat Juga :