KSAD Jenderal Andika Dukung Unjani Jadi Kampus Digital
Kamis, 07 Mei 2020 - 10:01 WIB
loading...
KSAD Jenderal Andika Perkasa mendengarkan pemaparan Rektor Unjani, Hikmahanto Juwana. Foto/Dispenad
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mendukung Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) yang bertekad menjadi digital/smart campus.
Dukungan KSAD disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus selepas mengikuti audiensi KSAD dengan Rektor Unjani, Prof Hikmahanto Juwana dan para Dekan Unjani, di Ruang Bina Yudha II, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin, (4/5/2020) seperti dalam siaran persnya kepada SINDOnews, Rabu 6 Mei 2020.
Kadispenad menjelaskan audiensi Rektor Unjani beserta para dekan sebagai tindak lanjut atas dilantiknya Hikmahanto Juwana oleh KSAD pada pertengahan bulan April 2020 lalu.
"Pada saat pelantikan, KSAD memberikan tenggang waktu dua minggu kepada Rektor Unjani yang baru untuk menginventarisasi apa yang sudah dilaksanakan dan yang perlu ditingkatkan lagi, untuk dilaporkan kepada Yayasan dan Kasad selaku Ketua Pembina YKEP dalam rangka memajukan dan membesarkan Unjani," ungkap Nefra.
Kadispenad mengungkapkan, pada pertemuan pertama ini, Rektor Unjani memaparkan assessment atas Information and Communication Technology (ICT) dan bangunan di Unjani.
"Itu mencakup banyak bidang, seperti sistem keuangan, Rencana Penggabungan STIKES Jenderal Achmad Yani dan Unjani Yogya serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lainnya," tutur Nefra.
Rektor juga melaporkan kondisi ICT yang telah ada di lingkungan Unjani serta sarana dan prasarana saat ini, salah satunya seperti server dan ruang sistem informasi serta kondisi bangunan universitas.
Dukungan KSAD disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus selepas mengikuti audiensi KSAD dengan Rektor Unjani, Prof Hikmahanto Juwana dan para Dekan Unjani, di Ruang Bina Yudha II, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin, (4/5/2020) seperti dalam siaran persnya kepada SINDOnews, Rabu 6 Mei 2020.
Kadispenad menjelaskan audiensi Rektor Unjani beserta para dekan sebagai tindak lanjut atas dilantiknya Hikmahanto Juwana oleh KSAD pada pertengahan bulan April 2020 lalu.
"Pada saat pelantikan, KSAD memberikan tenggang waktu dua minggu kepada Rektor Unjani yang baru untuk menginventarisasi apa yang sudah dilaksanakan dan yang perlu ditingkatkan lagi, untuk dilaporkan kepada Yayasan dan Kasad selaku Ketua Pembina YKEP dalam rangka memajukan dan membesarkan Unjani," ungkap Nefra.
Kadispenad mengungkapkan, pada pertemuan pertama ini, Rektor Unjani memaparkan assessment atas Information and Communication Technology (ICT) dan bangunan di Unjani.
"Itu mencakup banyak bidang, seperti sistem keuangan, Rencana Penggabungan STIKES Jenderal Achmad Yani dan Unjani Yogya serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lainnya," tutur Nefra.
Rektor juga melaporkan kondisi ICT yang telah ada di lingkungan Unjani serta sarana dan prasarana saat ini, salah satunya seperti server dan ruang sistem informasi serta kondisi bangunan universitas.
Lihat Juga :