Para Ahli Sepakat Jadikan Bogor sebagai Kota Ilmu Rujukan Dunia

Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:44 WIB
loading...
Para Ahli Sepakat Jadikan...
Guru Besar IPB University Prof Aman Wirakartakusumah. Foto/Dok/Humas IPB University
A A A
JAKARTA - Sejumlah ahli dari perguruan tinggi, balai penelitian dan pelatihan, politeknik dan sekolah tinggi di Kota Bogor berkomitmen menjadikan kota Bogor sebagai Kota Ilmu rujukan dunia. Komitmen tersebut digalang melalui focus group discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Dewan Guru Besar (DGB) IPB University.

Komitmen menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Ilmu pada dasarnya dilandasi oleh sejarah ilmu dan pengetahuan di kota tersebut. Perkembangan ilmu dan pengetahuan di Bogor bermula sejak pembentukan Kebun Raya Bogor tahun 1817. Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1903 dengan didirikan Landbouw School yang kemudian disusul pembentukan Department van Landbouw pada 1910. Tiga tahun kemudian, yaitu pada 1913 dibentuk Proefstation Voor Het Boswezen. Guna mendukung Kebun Raya Bogor, pada tahun 1915 dibentuk Xylarium Bogoriense dan pada tahun 1917 didirikan Herbarium Botani. (Baca juga: Sisihkan 2.000 Universitas Dunia, Mahasiswa ITB Lolos Final Startup World Cup 2020 )

Kota Bogor juga tidak terpisah dari sejarah pendidikannya. Pada 1913 didirikan Middlebare L-School (LHS) dan pada tahun 1947 didirikan Sekolah Pertanian Menengah Tinggi (SPMT). Pada kurun waktu sepuluh tahun kemudian, Kota Bogor memiliki Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Indonesia, Akademi Tatalaksana Kesatuan, Akademi Kimia Analisis, Sekolah Perikanan Darat Menengah Atas (SPDMA) dan Akademi Kementerian Pertanian.

“Pada era 60-an sampai 80-an, Kota Bogor mulai memiliki perguruan tinggi seperti Universitas Ibnu Khaldun, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pakuan dan Universitas Djuanda. Pun di tahun 2000 didirikan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor dan yang terbaru adalah Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor,” kata Guru Besar IPB University Prof Aman Wirakartakusumah melalui keterangan elektronik, Rabu (21/10).

Dari sejarah tersebut, lanjut Prof Aman, Bogor sangat layak untuk menjadi kota ilmu rujukan dunia. Ia juga menyebutkan, selain dari sejarahnya, Kota Bogor sampai saat ini dipilih menjadi tempat beberapa lembaga internasional seperti Center for International Forestry Research (CIFOR), South East Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Biotrop dan Perwakilan International Rice Research Institute (IRRI). (Baca juga: Hubungkan Alumni dari Seluruh Dunia, IPB Diaspora Network Diresmikan )

Tidak hanya itu, lembaga riset dan edukasi di Kota Bogor saat ini telah menjadi media dan tempat bertemunya para peneliti dan akademisi dari berbagai daerah baik dalam maupun luar negeri. Kota Bogor juga menjadi tempat favorit untuk pertemuan ilmiah internasional dalam berbagai bidang keilmuan. Di samping itu, Kota Bogor juga memiliki Istana Kepresidenan sehingga akan menjadi tempat untuk menjamu pimpinan negara maupun lembaga dunia.

Oleh sebab itu, melalui Policy Brief yang dirumuskan oleh Dewan Guru Besar IPB University, Prof Aman meyakini upaya menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Ilmu dapat segera terwujud. Namun, upaya ini harus ada kolaborasi antara lembaga keilmuwan, komunitas, pengusaha, pemerintah kota dan media massa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
IPB Cetak Sejarah Jadi...
IPB Cetak Sejarah Jadi Kampus Pertama yang Lepasliarkan Rusa Timor Hasil Penangkaran
ABP PTSI Gelar Munas...
ABP PTSI Gelar Munas VI, Bahas Strategi Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Rekomendasi
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Berita Terkini
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Siswi Indonesia Raih...
Siswi Indonesia Raih The Best Delegate di AYIMUN BSD Chapter 2026, Kantongi Beasiswa ke AWMUN Bali
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Infografis
10 Kota Terkotor di...
10 Kota Terkotor di Dunia 2024, Enam di Antaranya di India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved