Kendalikan Sampah Depok, SKSG UI Inisiasi Program Peduli Lingkungan
Minggu, 25 Oktober 2020 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
"Sampah organik yang dikumpulkan warga akan kita tukar dengan pupuk, begitupun sampah non organik dapat ditukar juga dengan pot bunga. Jadi, yang diangkut oleh Dinas Kebersihan untuk di bawa ke TPA hanya sampah residu” jelasnya. (Baca juga: Anies Perpanjang Masa PSBB Transisi Jakarta hingga 8 November 2020 )
Pengedukasian seperti yang sudah dilakukan oleh Ibu Endah yang akan diterapkan oleh kelompok mahasiswa kepada Kelurahan Tirtajaya, dengan melibatkan anak-anak dan remaja di wilayah tersebut untuk berpartisipasi memilah sampah.
Ketua Pelaksana, Nur Arning Tengara Kasih menambahkan, pihaknya akan membangun komunikasi dengan anak-anak dan remaja di wilayah Tirtajaya untuk kemudian ikut berpartisipasi memilah sampah setiap harinya. Hal ini tidak dilakukan sekali namun setiap hari agar berkelanjutan.
Setiap harinya anak-anak harus melaporkan kepada tim kelompok terkait dengan aksi pemilahan sampah yang dilakukan anak-anak tersebut. ”Kegiatan ini sangat diperlukan karena pentingnya edukasi pada rumah tangga dengan melibatkan anak dan remaja yang ada dirumah,” katanya.
Kegiatan ini akan dimulai dari tanggal 28 Oktober 2020 dengan aksi langsung membagikan kotak sampah dengan klasifikasi jenis sampah kepada warga yang kemudian diikuti dengan partisipasi anak-anak dan remaja dalam pemilahan sampah, kemudian dalam waktu sebulan kelompok anak-anak dan remaja yang berhasil melakukan pemilahan yang kemudian diikuti dengan inovasi daur ulang akan diberikan reward sebagai bentuk apresiasi dan tentunya tetap dalam mentoring yang dilakukan oleh para mahasiswa.
Pengedukasian seperti yang sudah dilakukan oleh Ibu Endah yang akan diterapkan oleh kelompok mahasiswa kepada Kelurahan Tirtajaya, dengan melibatkan anak-anak dan remaja di wilayah tersebut untuk berpartisipasi memilah sampah.
Ketua Pelaksana, Nur Arning Tengara Kasih menambahkan, pihaknya akan membangun komunikasi dengan anak-anak dan remaja di wilayah Tirtajaya untuk kemudian ikut berpartisipasi memilah sampah setiap harinya. Hal ini tidak dilakukan sekali namun setiap hari agar berkelanjutan.
Setiap harinya anak-anak harus melaporkan kepada tim kelompok terkait dengan aksi pemilahan sampah yang dilakukan anak-anak tersebut. ”Kegiatan ini sangat diperlukan karena pentingnya edukasi pada rumah tangga dengan melibatkan anak dan remaja yang ada dirumah,” katanya.
Kegiatan ini akan dimulai dari tanggal 28 Oktober 2020 dengan aksi langsung membagikan kotak sampah dengan klasifikasi jenis sampah kepada warga yang kemudian diikuti dengan partisipasi anak-anak dan remaja dalam pemilahan sampah, kemudian dalam waktu sebulan kelompok anak-anak dan remaja yang berhasil melakukan pemilahan yang kemudian diikuti dengan inovasi daur ulang akan diberikan reward sebagai bentuk apresiasi dan tentunya tetap dalam mentoring yang dilakukan oleh para mahasiswa.
(mpw)
Lihat Juga :