Bangun Kemandirian, Kemendikbud Gelar LKSN Anak Berkebutuhan Khusus Tingkat Nasional
Selasa, 03 November 2020 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Bidang non akademis yang dilombakan pada ajang ini antara lain membatik, kriya kayu, tata boga, kecantikan, merangkai bunga, menjahit, teknologi informasi, hantaran dan kreasi barang bekas.
Seluruh bidang ini akan diikuti oleh 306 peserta didik disabilitas tuna rungu (B), grahita (C), daksa (D), dan autis yang berasal dari 34 provinsi pada jenjang SMPLB dan SMALB dengan usia peserta didik yang lahir setelah 1 Juni 1997.
Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan ajang ini diselenggarakan secara dalam jaringan (daring). Seluruh peserta mengikuti lomba dari rumah dengan didampingi oleh orang tua atau dari unsur sekolah atau pelatih setempat yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan setempat. Seluruh mekanisme pelaksanaan perlombaan wajib mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. (Baca juga: UGM-BATAN Kembangkan Rumput Gama Umami yang Super Unggul, Ini Hasilnya )
Seluruh peserta akan memperebutkan medali juara I, II, dan III, serta juara harapan I, II, dan III. Selain medali, seluruh juara akan menerima piala, sertifikat dan uang kejuaraan. Tema yang diangkat pada ajang ini adalah “Berkarya, Berprestasi, dan Mewujudkan Mimpi”.
Hingga saat ini, 93 % hasil karya para peserta telah sampai ke lokasi untuk diberikan penilaian oleh para juri dan selanjutnya akan dipresentasikan oleh para peserta, di antaranya adalah hantaran pengantin, karangan bunga untuk pernikahan, aksesoris pesta, dan gaun pesta.
Seluruh bidang ini akan diikuti oleh 306 peserta didik disabilitas tuna rungu (B), grahita (C), daksa (D), dan autis yang berasal dari 34 provinsi pada jenjang SMPLB dan SMALB dengan usia peserta didik yang lahir setelah 1 Juni 1997.
Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan ajang ini diselenggarakan secara dalam jaringan (daring). Seluruh peserta mengikuti lomba dari rumah dengan didampingi oleh orang tua atau dari unsur sekolah atau pelatih setempat yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan setempat. Seluruh mekanisme pelaksanaan perlombaan wajib mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. (Baca juga: UGM-BATAN Kembangkan Rumput Gama Umami yang Super Unggul, Ini Hasilnya )
Seluruh peserta akan memperebutkan medali juara I, II, dan III, serta juara harapan I, II, dan III. Selain medali, seluruh juara akan menerima piala, sertifikat dan uang kejuaraan. Tema yang diangkat pada ajang ini adalah “Berkarya, Berprestasi, dan Mewujudkan Mimpi”.
Hingga saat ini, 93 % hasil karya para peserta telah sampai ke lokasi untuk diberikan penilaian oleh para juri dan selanjutnya akan dipresentasikan oleh para peserta, di antaranya adalah hantaran pengantin, karangan bunga untuk pernikahan, aksesoris pesta, dan gaun pesta.
(mpw)
Lihat Juga :