Garap Video Edukasi, Mahasiswa ITS Juarai Lomba Puspiptek
Jum'at, 13 November 2020 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya masuk ke tahap produksi, tim mahasiswa dari Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS ini menambahkan design assets serta animasi yang dilakukan paralel. Setelah tahap produksi selesai, di tahap pascaproduksi video motion graphic disempurnakan dengan menyempurnakan voice-over. Tahap ini ditambahkan juga background musik dan sound effect.
Menurut Tito, terdapat beberapa ciri khas dalam motion graphic garapan tim Ruang 309 yang membuat karya mereka berbeda dengan tim lainnya. Menurutnya, konsep tim lain memiliki gaya visual yang berfokus pada detail tekstur. Sementara mereka menggunakan flat design dan garis distorsi di dalamnya. “Setelah diunggah, alhamdulillah banyak yang berpendapat tim kami memiliki gerakan animasi yang lebih halus dan unik dibandingkan tim lain,” katanya.
Terdapat beberapa aspek penilaian yang menjadi pertimbangan juri dalam menentukan pemenang lomba ini. Aspek tersebut yaitu konten harus membahas permasalahan serta kebermanfaatan teknologi, kesesuaian tema, ketepatan data dan informasi, kreativitas dalam memvisualisasikan informasi, serta teknik animasi. “Gaya visual, storytelling, serta kemahiran tim dalam penggunaan teknik animasi termasuk sangat penting,” beber mahasiswa asal Samarinda ini.
Setelah lomba selesai, tambah Tito, video-video yang telah dibuat oleh para peserta akan digunakan oleh Puspiptek untuk kepentingan edukasi mengenai perkembangan teknologi terbaru di Indonesia. Video ini juga berguna untuk meningkatkan semangat masyarakat Indonesia untuk berinovasi serta mendukung karya-karya anak bangsa.
Menurut Tito, terdapat beberapa ciri khas dalam motion graphic garapan tim Ruang 309 yang membuat karya mereka berbeda dengan tim lainnya. Menurutnya, konsep tim lain memiliki gaya visual yang berfokus pada detail tekstur. Sementara mereka menggunakan flat design dan garis distorsi di dalamnya. “Setelah diunggah, alhamdulillah banyak yang berpendapat tim kami memiliki gerakan animasi yang lebih halus dan unik dibandingkan tim lain,” katanya.
Terdapat beberapa aspek penilaian yang menjadi pertimbangan juri dalam menentukan pemenang lomba ini. Aspek tersebut yaitu konten harus membahas permasalahan serta kebermanfaatan teknologi, kesesuaian tema, ketepatan data dan informasi, kreativitas dalam memvisualisasikan informasi, serta teknik animasi. “Gaya visual, storytelling, serta kemahiran tim dalam penggunaan teknik animasi termasuk sangat penting,” beber mahasiswa asal Samarinda ini.
Setelah lomba selesai, tambah Tito, video-video yang telah dibuat oleh para peserta akan digunakan oleh Puspiptek untuk kepentingan edukasi mengenai perkembangan teknologi terbaru di Indonesia. Video ini juga berguna untuk meningkatkan semangat masyarakat Indonesia untuk berinovasi serta mendukung karya-karya anak bangsa.
(mpw)
Lihat Juga :