Uhamka-UNDP Gelar Webinar Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 30 November 2020 - 20:51 WIB
loading...
A A A
Dalam kampanye tersebut, Suswandari juga mengatakan bahwa pacaran bukan pilihan utama. Namun, apapun kondisinya antara laki-laki dan perempuan pasti memiliki rasa saling menyukai. “Maka dengan demikian, kita harus bisa berinteraksi antara laki-laki dan perempuan harus cerdas dan secara sehat tetap kreatif dan tetap pada koridor aturan sosial dan ketentaun agama,” ujarnya. (Baca juga: 27 Kampus akan Adu Tanding di Kontes Mobil Hemat Energi )

Sementara, Psikolog Klinis Nurul Adiningtyas dalam paparannya mengatakan, rata-rata kekerasan pada remaja terjadi dalam situasi pacaran, di antaranya dengan kekerasan fisik. Misalnya menendang ataupun memukul yang berawal dari permasalahan kecil, kekerasan agresi psikologis, kekerasan seksual, stalking ataupun menguntit, dan sebagainya.

Kekeran yang terus berkelanjutan, kata dia, dapat menyebakan dampak yang merugikan terhadap korban menjadi depresi dan berprilaku tidak sehat. Misalnya seperti menggunakan tembakau, narkoba, dan alkohol. Di lain hal, dampak lain yang terjadi adanya perilaku antisosial, seperti berbohong, mencuri, menindas, atau memukul, bahkan bisa terjadi prilaku ingin bunuh diri.

“Kekerasan dalam pacaran dapat berdampak berkepanjangan di masa depan, seperti halnya kekerasan di rumah tangga. Harusnya, dalam berpacaran bisa saling menghormati privasi pasangan, memberikan perhatian yang wajar dan yang paling penting yaitu memberikan kesempatan kepada pasangan untuk mengembangkan diri kepada hal yang positif, serta berani mengatakan tidak untuk melakukan sesuatu yang tidak kita inginkan,” ujar Nurul.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Rekomendasi
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved