IPB Gandeng UB, Universitas Thailand dan Taiwan Bentuk Konsorsium Internasional
Selasa, 01 Desember 2020 - 18:47 WIB
loading...
IPB University Gandeng UB, Universitas Thailand dan Taiwan Bentuk Konsorsium Internasional. Foto/Dok/Humas IPB
A
A
A
JAKARTA - IPB University menandatangani kerja sama program International Education and Research Center dengan National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) Taiwan, Rajamangala University of Technology Thanyaburi (RMUTT) Thailand dan Universitas Brawijaya , Sabtu (28/11/2020).
Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengatakan bahwa membangun kolaborasi pendidikan dan penelitian internasional bukanlah proses yang sederhana. Hal tersebut membutuhkan komitmen yang kuat dari semua pihak yang bermitra. Lebih lanjut, ia menyatakan, IPB University siap memberikan dukungan dan pengawasan penuh agar kerja sama tersebut dapat berjalan dengan lancar. (Baca juga: IPB University Raih Juara 3 Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2020 )
“Membentuk konsorsium di bidang pendidikan dan penelitian seperti ini adalah perjalanan yang panjang, mulai dari berjejaring, bekerja sama, berkoordinasi, berkoalisi, membangun kepercayaan, dan terakhir membangun kolaborasi,” ujar Prof Arif.
Secara nasional, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) telah meluncurkan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Program tersebut mendorong kebebasan pergerakan, pertukaran pendidikan, serta kolaborasi penelitian di antara institusi pendidikan baik di skala nasional maupun internasional.
“Pusat Pendidikan dan Penelitian Internasional yang dibentuk oleh IPB University, National Pingtung University (Taiwan), Universitas Brawijaya, dan Universitas Rajamangala (Thailand) memperkuat kolaborasi penelitian dan pendidikan yang telah ada sebelumnya,” lanjut Prof Arif. (Baca juga: UGM Kembali Juara Umum Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasiona 2020 )
Mengutip slogan IPB University, Inspiring Innovation with Integrity maka IPB University berusaha untuk terus menghadirkan inovasi yang menginspirasi dengan integritas, di dalam pertanian, kelautan dan ilmu pengetahuan alam untuk dunia yang berkelanjutan.
“Keinginan tulus kami adalah agar kita semua bergandengan tangan menginspirasi melalui inovasi bersama dan berintegrasi melalui kegiatan asosiasi, dengan demikian akan membuka potensi keberlanjutan di negara kita,” tambahnya.
Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengatakan bahwa membangun kolaborasi pendidikan dan penelitian internasional bukanlah proses yang sederhana. Hal tersebut membutuhkan komitmen yang kuat dari semua pihak yang bermitra. Lebih lanjut, ia menyatakan, IPB University siap memberikan dukungan dan pengawasan penuh agar kerja sama tersebut dapat berjalan dengan lancar. (Baca juga: IPB University Raih Juara 3 Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2020 )
“Membentuk konsorsium di bidang pendidikan dan penelitian seperti ini adalah perjalanan yang panjang, mulai dari berjejaring, bekerja sama, berkoordinasi, berkoalisi, membangun kepercayaan, dan terakhir membangun kolaborasi,” ujar Prof Arif.
Secara nasional, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) telah meluncurkan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Program tersebut mendorong kebebasan pergerakan, pertukaran pendidikan, serta kolaborasi penelitian di antara institusi pendidikan baik di skala nasional maupun internasional.
“Pusat Pendidikan dan Penelitian Internasional yang dibentuk oleh IPB University, National Pingtung University (Taiwan), Universitas Brawijaya, dan Universitas Rajamangala (Thailand) memperkuat kolaborasi penelitian dan pendidikan yang telah ada sebelumnya,” lanjut Prof Arif. (Baca juga: UGM Kembali Juara Umum Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasiona 2020 )
Mengutip slogan IPB University, Inspiring Innovation with Integrity maka IPB University berusaha untuk terus menghadirkan inovasi yang menginspirasi dengan integritas, di dalam pertanian, kelautan dan ilmu pengetahuan alam untuk dunia yang berkelanjutan.
“Keinginan tulus kami adalah agar kita semua bergandengan tangan menginspirasi melalui inovasi bersama dan berintegrasi melalui kegiatan asosiasi, dengan demikian akan membuka potensi keberlanjutan di negara kita,” tambahnya.
Lihat Juga :