Alumni IPB Gandeng Mahasiswa Kembangkan Potensi Pertanian dan Ekowisata Daerah
Rabu, 09 Desember 2020 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
"Masalah pasca panen di sini adalah masih dijual dalam bentuk mentahan (produk primer). Masyarakat kita pemikirannya belum sampai pengolahan. Padahal proses pengolahan yang baik akan memberikan nilai tambah produk seperti dilakukan pengemasan," ungkapnya.
Pada bidang ekowisata, terdapat tiga gerak utama yang dilakukan yaitu promosi, edukasi masyarakat dan memanfaatkan sampah menjadi produk-produk bernilai. Mereka juga akan menjembatani potensi ini ke pemerintah daerah dengan cara akan membuat katalog berupa video kreatif dengan nilai tambah cerita budaya.
"Sebenarnya banyak sudut-sudut tempat pariwisata yang terkenal dengan nilai budayanya. Kami sedang proses penggalian data dengan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat di daerah setempat," imbuhnya.
Sandi berharap gerakan potensial.id dapat didukung stakeholder daerah setempat serta terus melibatkan banyak pemuda daerah setempat. Prinsip yang dibangun adalah program yang disusun harus based on problem dan solusi impactful. “Kami ingin komunitas ini dapat memberikan dampak kebermanfaatan yang seluas-luasnya," pungkasnya.
Pada bidang ekowisata, terdapat tiga gerak utama yang dilakukan yaitu promosi, edukasi masyarakat dan memanfaatkan sampah menjadi produk-produk bernilai. Mereka juga akan menjembatani potensi ini ke pemerintah daerah dengan cara akan membuat katalog berupa video kreatif dengan nilai tambah cerita budaya.
"Sebenarnya banyak sudut-sudut tempat pariwisata yang terkenal dengan nilai budayanya. Kami sedang proses penggalian data dengan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat di daerah setempat," imbuhnya.
Sandi berharap gerakan potensial.id dapat didukung stakeholder daerah setempat serta terus melibatkan banyak pemuda daerah setempat. Prinsip yang dibangun adalah program yang disusun harus based on problem dan solusi impactful. “Kami ingin komunitas ini dapat memberikan dampak kebermanfaatan yang seluas-luasnya," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :