Luar Biasa, 2 Siswa MAN 1 Kolaka Juarai Olimpiade Matematika di Hong Kong
Selasa, 12 Januari 2021 - 15:39 WIB
loading...
Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka mengukir prestasi internasional. Foto/Dok/Humas Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka mengukir prestasi internasional. Adalah Aida Aliyyah Muvida dan Salsabilah Syafa Sahriza yang memboyong medali Olimpiade Matematika tingkat Internasional.
"Alhamdulillah, Aida Aliyyah Muvida mendapat medali perunggu, pada kejuaraan Olimpiade Matematika tingkat Internasional yang dilaksanakan di Hongkong secara online melalui aplikasi yang dibuat pihak panitia," kata Kepala MAN 1 Kolaka, Ansani, di Kolaka, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa (12/1/2021). (Baca juga: Ikuti Jejak UAS, 15 Alumni MAN 3 Makassar Kompak Kuliah di Al Azhar Kairo )
Menurut Ansani, selain Olimpiade matematika Internasional di Macao Hongkong, Aida Aliyyah Muvida dan Salsabilah Syafa Sahriza juga berhasil meraih bronze award atau medali perunggu Olimpiade Internasional bidang Matematika di Thailand, yang juga digelar secara online.
"Karena ini mereka menang sistem regional yang di dalamnya terdapat 26 negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Australia, Hongkong, Iran, dan Brasil. Maka otomatis mereka akan mewakili Indonesia dalam final menghadapi peserta dari negara lain dari regional berbeda," kata Alumni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini.
Pembimbing matematika MAN 1 Kolaka, Maulana Jayadin, mengungkapkan, event International Mathematical Olympiad (IMO) dilaksanakan setiap tahun. Tahun 2020, MAN 1 Kolaka hanya mengikuti dua Event, yakni di Hongkong dan Thailand. (Baca juga: 5 Tips Belajar Sains dan Matematika Secara Efektif )
"Tiap tahun dilaksanakan di luar negeri. Tapi karena saat ini kondisi Covid-19, maka IMO dilaksanakan secara online. Pelaksana pusatnya adalah Olympiade Champion Education Centre from Hongkong. Sementara, pelaksana regional Indonesia yakni Pusat Pendidikan Matematika," katanya.
Maulana mengaku bersyukur dari dua event tersebut, siswinya meraih medali perunggu, sehingga berhak melangkah ke babak final. Untuk babak final, Thailand membuka ruang bagi peserta untuk hadir langsung, tergantung kesiapan orang tua, sekolah dan siswanya. Apalagi, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.
"Alhamdulillah, Aida Aliyyah Muvida mendapat medali perunggu, pada kejuaraan Olimpiade Matematika tingkat Internasional yang dilaksanakan di Hongkong secara online melalui aplikasi yang dibuat pihak panitia," kata Kepala MAN 1 Kolaka, Ansani, di Kolaka, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa (12/1/2021). (Baca juga: Ikuti Jejak UAS, 15 Alumni MAN 3 Makassar Kompak Kuliah di Al Azhar Kairo )
Menurut Ansani, selain Olimpiade matematika Internasional di Macao Hongkong, Aida Aliyyah Muvida dan Salsabilah Syafa Sahriza juga berhasil meraih bronze award atau medali perunggu Olimpiade Internasional bidang Matematika di Thailand, yang juga digelar secara online.
"Karena ini mereka menang sistem regional yang di dalamnya terdapat 26 negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Australia, Hongkong, Iran, dan Brasil. Maka otomatis mereka akan mewakili Indonesia dalam final menghadapi peserta dari negara lain dari regional berbeda," kata Alumni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini.
Pembimbing matematika MAN 1 Kolaka, Maulana Jayadin, mengungkapkan, event International Mathematical Olympiad (IMO) dilaksanakan setiap tahun. Tahun 2020, MAN 1 Kolaka hanya mengikuti dua Event, yakni di Hongkong dan Thailand. (Baca juga: 5 Tips Belajar Sains dan Matematika Secara Efektif )
"Tiap tahun dilaksanakan di luar negeri. Tapi karena saat ini kondisi Covid-19, maka IMO dilaksanakan secara online. Pelaksana pusatnya adalah Olympiade Champion Education Centre from Hongkong. Sementara, pelaksana regional Indonesia yakni Pusat Pendidikan Matematika," katanya.
Maulana mengaku bersyukur dari dua event tersebut, siswinya meraih medali perunggu, sehingga berhak melangkah ke babak final. Untuk babak final, Thailand membuka ruang bagi peserta untuk hadir langsung, tergantung kesiapan orang tua, sekolah dan siswanya. Apalagi, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.
Lihat Juga :