Pembangunan Dikebut, Perkuliahan UIII Ditargetkan Mulai September 2021
Jum'at, 22 Januari 2021 - 01:48 WIB
loading...
Pembangunan kampus UIII terus dikebut. Kemenag menargetkan kegiatan perkuliahan dimulai September 2021. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pembangunan kampus Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII) terus dikebut. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, Kemenag menargetkan kegiatan perkuliahan dimulai September 2021.
Hal ini disampaikan Ali Ramdhani saat menerima kunjungan Rombongan Komisi VIII DPR, di kawasan pembangunan kampus UIII di Depok, Kamis (21/1/2021). Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily. Baca juga: Rektor UIN: Ini 4 Karakter ASN di Indonesia, Kita di Posisi Mana?
Dikatakan Ramdhani, sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, UIII harus menjadi etalase perkembangan Islam di Indonesia. Untuk itu, UIII harus menampilkan ruang akademik yang bersatu padu, selaras dengan kondisi kemajemukan bangsa ini.
Menurutnya, umat Islam Indonesia memiliki sikap kebangsaan yang sangat baik. Sehingga, perlu lembaga pendidikan yang mampu menampilkan Islam Indonesia ke ruang publik.
“Dan hari ini kita berbangga, Republik ini yang mayoritas adalah Islam mampu bertahan hidup sampai dengan masa yang panjang. Hal ini perlu ditularkan pada dunia Internasional,” jelasnya. Baca juga: Mengenal Mahasiswi S3 Termuda ITB yang Bercita-cita Jadi Dosen
Pembangunan kampus UIII, lanjut Ramdhani, tentunya melibatkan banyak pihak. Kementerian Agama RI, sebagai lembaga eksekutif, tentunya sangat memerlukan dukungan dari DPR sebagai lembaga legislatif, khususnya terkait anggaran.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami mohon dukungan dari pihak DPR RI, sebagai lembaga eksekutif, terkait dukungan anggaran pembangunan kampus UIII,” ujar Ramdhani.
Hal ini disampaikan Ali Ramdhani saat menerima kunjungan Rombongan Komisi VIII DPR, di kawasan pembangunan kampus UIII di Depok, Kamis (21/1/2021). Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily. Baca juga: Rektor UIN: Ini 4 Karakter ASN di Indonesia, Kita di Posisi Mana?
Dikatakan Ramdhani, sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, UIII harus menjadi etalase perkembangan Islam di Indonesia. Untuk itu, UIII harus menampilkan ruang akademik yang bersatu padu, selaras dengan kondisi kemajemukan bangsa ini.
Menurutnya, umat Islam Indonesia memiliki sikap kebangsaan yang sangat baik. Sehingga, perlu lembaga pendidikan yang mampu menampilkan Islam Indonesia ke ruang publik.
“Dan hari ini kita berbangga, Republik ini yang mayoritas adalah Islam mampu bertahan hidup sampai dengan masa yang panjang. Hal ini perlu ditularkan pada dunia Internasional,” jelasnya. Baca juga: Mengenal Mahasiswi S3 Termuda ITB yang Bercita-cita Jadi Dosen
Pembangunan kampus UIII, lanjut Ramdhani, tentunya melibatkan banyak pihak. Kementerian Agama RI, sebagai lembaga eksekutif, tentunya sangat memerlukan dukungan dari DPR sebagai lembaga legislatif, khususnya terkait anggaran.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami mohon dukungan dari pihak DPR RI, sebagai lembaga eksekutif, terkait dukungan anggaran pembangunan kampus UIII,” ujar Ramdhani.
Lihat Juga :