Rektor Untar Terpilih Jadi Ketua BKM-PII 2021-2024
Senin, 25 Januari 2021 - 23:24 WIB
loading...
Rektor Untar Prof Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan (kiri) terpilih menjadi Ketua Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII) periode 2021-2024. Foto/Dok/Humas Untar
A
A
A
JAKARTA - Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Prof Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan terpilih menjadi Ketua Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII) periode 2021-2024.
Pemilihan Ketua BKM-PII ini merupakan acara puncak yang telah digelar Untar sebagai tuan rumah pada Konvensi Nasional BKM-PII pada 16 dan 23 Januari lalu. Baca juga: Anggarkan Rp250 M, Kemendikbud Buka Seleksi Proposal Matching Fund 2021
Dalam sambutannnya, Agustinus menegaskan, sebagai sebuah asosiasi profesi, BKM-PII perlu bergerak maju dengan melakukan pastisipasi dan kolaborasi berlandaskan komitmen untuk pelayanan prima, sehingga organisasi pun menjadi lebih besar, diakui, serta disegani.
“BKM adalah rumah bersama bagi sarjana teknik mesin dan insinyur profesional teknik mesin, maka perlu membangun kolaborasi dan mengimplementasikan, yakni setiap anggota perlu berkontribusi secara positif demi kemajuan BKM-PII. Kita perlu menyentuh perguruan tinggi agar para calon sarjana mesin dapat mengenal organisasi ini,” katanya melalui siaran pers, Senin (25/1).
Agustinus menuturkan, ada 8 Indikator Kinerja Utama di perguruan tinggi, salah satunya yaitu kolaborasi dengan dunia profesi dan industri. Kolaborasi Perguruan Tinggi sebagai penghasil sarjana teknik mesin dengan praktisi di BKM- PII, ujarnya, harus diwujudkan. Baca juga: Hasil Penelitian Mahasiswa UMM, Buah Kiwi Mujarab untuk Obat Stres dan Insomnia
Pemilihan Ketua BKM-PII ini merupakan acara puncak yang telah digelar Untar sebagai tuan rumah pada Konvensi Nasional BKM-PII pada 16 dan 23 Januari lalu. Baca juga: Anggarkan Rp250 M, Kemendikbud Buka Seleksi Proposal Matching Fund 2021
Dalam sambutannnya, Agustinus menegaskan, sebagai sebuah asosiasi profesi, BKM-PII perlu bergerak maju dengan melakukan pastisipasi dan kolaborasi berlandaskan komitmen untuk pelayanan prima, sehingga organisasi pun menjadi lebih besar, diakui, serta disegani.
“BKM adalah rumah bersama bagi sarjana teknik mesin dan insinyur profesional teknik mesin, maka perlu membangun kolaborasi dan mengimplementasikan, yakni setiap anggota perlu berkontribusi secara positif demi kemajuan BKM-PII. Kita perlu menyentuh perguruan tinggi agar para calon sarjana mesin dapat mengenal organisasi ini,” katanya melalui siaran pers, Senin (25/1).
Agustinus menuturkan, ada 8 Indikator Kinerja Utama di perguruan tinggi, salah satunya yaitu kolaborasi dengan dunia profesi dan industri. Kolaborasi Perguruan Tinggi sebagai penghasil sarjana teknik mesin dengan praktisi di BKM- PII, ujarnya, harus diwujudkan. Baca juga: Hasil Penelitian Mahasiswa UMM, Buah Kiwi Mujarab untuk Obat Stres dan Insomnia
Lihat Juga :