Satu-satunya di Indonesia, UI Buka Prodi Magister Manajemen Integritas Material
Rabu, 27 Januari 2021 - 14:13 WIB
loading...
Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) membuka Program Studi Magister Manajemen Integritas Material (MIM). Foto/Dok/Humas UI
A
A
A
JAKARTA - Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) membuka Program Studi Magister Manajemen Integritas Material (MIM). Program studi ini merupakan program magister pertama dan satu-satunya di Indonesia di bidang manajemen integritas material (Asset Integrity Management).
Program ini mengkhususkan pada optimasi produksi berbasis pada sistem manajemen atau pengelolaan aset yang holistik sehingga menghasilkan value dan keuntungan yang maksimal sekaligus menjaga keselamatan personel, komunitas, dan lingkungan. Baca juga: Anggarkan Rp250 M, Kemendikbud Buka Seleksi Proposal Matching Fund 2021
Wakil Rektor IV Bidang SDM dan Aset UI, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA., mengatakan, UI ingin menghasilkan para ahli yang mampu mengelola sistem aset produksi secara holistik sehingga aspek keberlanjutan dapat terus dijaga.
"Sistem ini menjamin orang-orang yang terkait sistem, proses, dan sumber daya yang menjalankan integritas/pemeliharaan pada tempatnya, diberdayakan secara baik dan akan menjalankan tugasnya jika diperlukan selama keseluruhan waktu guna (life-cycle) dari aset," katanya melalui siaran pers, Rabu (27/1/2021).
Ketua Departemen Teknik Metalurgi dan Material FTUI, Prof. Dr. Ir. Akhmad Herman Yuwono, M.Phil.Eng., mengatakan, pada 2017, Indonesia membutuhkan 614 tenaga kerja ahli di bidang manajemen integritas material dan jumlah ini akan terus meningkat. Sementara jumlah tenaga ahli yang telah memiliki sertifikasi Risk Based Inspection (RBI) dari American Petroleum Institute hanya 62 orang. Baca juga: Beasiswa Prestasi Unggulan Sea Kembali Dibuka, Cek Pendaftaran
Program ini mengkhususkan pada optimasi produksi berbasis pada sistem manajemen atau pengelolaan aset yang holistik sehingga menghasilkan value dan keuntungan yang maksimal sekaligus menjaga keselamatan personel, komunitas, dan lingkungan. Baca juga: Anggarkan Rp250 M, Kemendikbud Buka Seleksi Proposal Matching Fund 2021
Wakil Rektor IV Bidang SDM dan Aset UI, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA., mengatakan, UI ingin menghasilkan para ahli yang mampu mengelola sistem aset produksi secara holistik sehingga aspek keberlanjutan dapat terus dijaga.
"Sistem ini menjamin orang-orang yang terkait sistem, proses, dan sumber daya yang menjalankan integritas/pemeliharaan pada tempatnya, diberdayakan secara baik dan akan menjalankan tugasnya jika diperlukan selama keseluruhan waktu guna (life-cycle) dari aset," katanya melalui siaran pers, Rabu (27/1/2021).
Ketua Departemen Teknik Metalurgi dan Material FTUI, Prof. Dr. Ir. Akhmad Herman Yuwono, M.Phil.Eng., mengatakan, pada 2017, Indonesia membutuhkan 614 tenaga kerja ahli di bidang manajemen integritas material dan jumlah ini akan terus meningkat. Sementara jumlah tenaga ahli yang telah memiliki sertifikasi Risk Based Inspection (RBI) dari American Petroleum Institute hanya 62 orang. Baca juga: Beasiswa Prestasi Unggulan Sea Kembali Dibuka, Cek Pendaftaran
Lihat Juga :