Pandemi, Kemenag Minta Perguruan Tinggi Islam Terapkan Digital University
Sabtu, 06 Februari 2021 - 19:25 WIB
loading...
Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani saat berbicara di Rapat Kerja Pimpinan IAIN Jember di Banyuwangi, Jumat (5/2). Foto/Dok/Humas Pendis Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) diminta segera menyiapkan pembelajaran berbasis digital yang dapat diimplementasikan secara lintas program dan lintas kampus.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramdhani mengungkapkan, masa pandemi yang panjang perlu dijawab dengan metode terobosan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di zaman digital.
Baca juga: SKB 3 Menteri soal Seragam dan Atribut Sekolah, Ini Harapan Menag
Konsep digital university telah mendapat support teknologi yang tepat, namun perlu didukung regulasi yang jelas agar tidak eksesif. Saat ini pihaknya tengah menggodok konsep digital university dan juga regulasi terkait implementasinya.
"Salah satu konsen digital university adalah penekanan teknik transformasi jarak jauh yang sama efektifnya dengan tatap muka" katanya saat berbicara di Rapat Kerja Pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN)Jember di Banyuwangi, Jumat (5/2/2021).
Pada pembelajaran jarak jauh ini, mahasiswa yang terdaftar di satu kampus, dapat mengikuti perkuliahan di kampus lain sesuai dengan minat dan konsen dari mahasiswa tersebut.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramdhani mengungkapkan, masa pandemi yang panjang perlu dijawab dengan metode terobosan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di zaman digital.
Baca juga: SKB 3 Menteri soal Seragam dan Atribut Sekolah, Ini Harapan Menag
Konsep digital university telah mendapat support teknologi yang tepat, namun perlu didukung regulasi yang jelas agar tidak eksesif. Saat ini pihaknya tengah menggodok konsep digital university dan juga regulasi terkait implementasinya.
"Salah satu konsen digital university adalah penekanan teknik transformasi jarak jauh yang sama efektifnya dengan tatap muka" katanya saat berbicara di Rapat Kerja Pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN)Jember di Banyuwangi, Jumat (5/2/2021).
Pada pembelajaran jarak jauh ini, mahasiswa yang terdaftar di satu kampus, dapat mengikuti perkuliahan di kampus lain sesuai dengan minat dan konsen dari mahasiswa tersebut.
Lihat Juga :