Ornamen Header
Agendakan Munas ke 5, JSIT Bakal Rancang Pendidikan untuk 2045
Agendakan Munas ke 5, JSIT Bakal Rancang Pendidikan untuk 2045
JSIT Indonesia mengagendakan kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) ke-5 dengan Tema Semakin Kokoh, Bermutu, dan Berdaya Saing Global menuju Indonesia Maju. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia mengagendakan kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) ke-5 dengan Tema 'Semakin Kokoh, Bermutu, dan Berdaya Saing Global menuju Indonesia Maju'. Puncak kegiatan ini rencananya akan diselenggarakan pada Kamis-Sabtu, 29-31 Juli 2021 di Lor In Hotel, Solo.

Baca juga: Cegah Tindakan Kekerasan Lewat Pendidikan Perdamaian

Sekretaris Jenderal JSIT, Suhartono, sekaligus steering committee (SC) Munas 5 JSIT Indonesia menuturkan, tujuan kegiatan ini untuk memperkokoh peran dan kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berbasis bermutu, berbasis komunitas, baik dalam skala nasional maupun internasional yang berkarakter dan religius.

Baca juga: Kecewa Pernyataan Nadiem, Guru Honorer: Pendidikan Harus Diurus Praktisi yang Profesional

"Terbentuknya kepengurusan baru yang lebih profesional dan berdaya juang tinggi dalam meningkatkan peran organisasi untuk pendidikan bangsa," kata Suhartono keterangan pers, Rabu (24/2/2021).



"Dihasilkannya arah kebijakan dan rekomendasi-rekomendasi untuk kemajuan pendidikan Islam dan Bangsa pada umumnya. Kita mencoba merancang pendidikan 2045 melalui seminar pendidikan nasional bertajuk 'Peta Jalan Pendidikan 2030' dan perlombaan grand design pendidikan 2045," tambahnya.

Baca juga: Akhirnya Ada yang Membantu Kelangsungan Pendidikan di SD Kanisius Kenalan

Sementara Ketua Panitia Munas 5 JSIT Indonesia, Sigit Cahyantoro menuturkan, menyikapi kondisi saat ini masih pandemi virus Corona (Covid-19), kegiatan Munas JSIT Indonesia V akan dilaksanakan secara online/daring dan offline/luring.

"Kegiatan-kegiatan yang memungkinkan dilaksanakan secara online, seperti halnya lomba-lomba, seminar, maupun konferensi akan diselenggarakan secara virtual. Hanya puncak kegiatan munas yang rencananya akan dilaksanakan secara offline," jelasnya.

"Itu pun dengan membatasi peserta, 3 orang pengurus dari masing-masing wilayah (provinsi) dan segenap pengurus pusat JSIT Indonesia. Tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat," sambung Sigit.



Sigit berharap kondisi pandemic Covid-19 semakin mereda dan aman, sehingga jalannya kegiatan munas ini dapat terlaksana sesuai rencana.

Perlu diketahui bahwa serangkaian kegiatan pendukung bakal menyemarakkan Munas JSIT Indonesia V, seperti halnya Webinar Pendidikan, Webinar Parenting, Webinar 4 Pilar Kebangsaan, Webinar Nasional Manajemen Magnet Rezeki, Lomba Siswa, Guru, dan Kepala Sekolah, serta Konferensi Internasional ICEE (International Center for Educational Excellence).
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!