Keren, Mahasiswa UMM Ciptakan Alat Pengukur Warna Garam
Senin, 08 Maret 2021 - 23:39 WIB
loading...
Mahasiswa UMM menciptakan alat pengukur tingkat warna putih pada garam industri. Foto/Dok/Humas UMM
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tak pernah berhenti untuk terus berinovasi . Kali ini, inovasi datang dari mahasiswa Teknik Elektro, Hasrullah, yang menciptakan alat pengukur tingkat warna putih pada garam industri. Alat ini dinamai Instrumen Tingkat Warna Putih Garam Industri.
Hasrul, sapaannya, berkata bawa ide untuk membuat alat ini ia peroleh ketika dirinya sedang magang. Hasrul melihat bahwa penerapan teknologi untuk mengontrol kualitas warna putih pada garam masih kurang maksimal.
Baca juga: FHUI Dinyatakan sebagai Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia
“Kontrol kualitas warna putih pada garam menjadi salah satu hal yang penting, meski perbedaan warna putih pada garam tipis, tetapi hal itu bisa menyebabkan perbedaan persepsi di masyarakat,” kata mahasiswa kelahiran Makassar tersebut dalam keterangan pers, Senin (8/3/2021).
Hasrul membuat alat ini dengan didampingi oleh manager dan pembimbing lapangan dari PT .Garam Camplong-Madura serta dosen UMM. Alat tersebur bekerja dengan cara memanfaatkan intensitas pantulan dari garam. Semakin putih garam, semakin baik pula pantulannya.
Hasrul, sapaannya, berkata bawa ide untuk membuat alat ini ia peroleh ketika dirinya sedang magang. Hasrul melihat bahwa penerapan teknologi untuk mengontrol kualitas warna putih pada garam masih kurang maksimal.
Baca juga: FHUI Dinyatakan sebagai Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia
“Kontrol kualitas warna putih pada garam menjadi salah satu hal yang penting, meski perbedaan warna putih pada garam tipis, tetapi hal itu bisa menyebabkan perbedaan persepsi di masyarakat,” kata mahasiswa kelahiran Makassar tersebut dalam keterangan pers, Senin (8/3/2021).
Hasrul membuat alat ini dengan didampingi oleh manager dan pembimbing lapangan dari PT .Garam Camplong-Madura serta dosen UMM. Alat tersebur bekerja dengan cara memanfaatkan intensitas pantulan dari garam. Semakin putih garam, semakin baik pula pantulannya.
Lihat Juga :