Mahasiswa Proteksi Tanaman Unej Raih Beasiswa di New York, USA
Rabu, 10 Maret 2021 - 16:31 WIB
loading...
Mahasiswa Proteksi Tanaman dari Fakultas Pertanian Unej Slamet Fauzi, mendapatkan beasiswa 1,000.00 EUR dan dibebaskan biaya akomodasi selama di New York, USA. Foto/Dok/Humas Unej
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Proteksi Tanaman dari Fakultas Pertanian Universitas Jember (Unej) Slamet Fauzi, kembali menorehkan prestasi gemilang. Slamet Fauzi berhasil mendapatkan beasiswa 1,000.00 EUR dan dibebaskan biaya akomodasi selama kegiatan Change The World Model United Nations (CWMUN) 2021 di United Nations HQ, New York, USA.
Mahasiswa angkatan 2017 di progam studi Proteksi Tanaman ini berhasil mendapatkan beasiswa setelah dinyatakan lulus wawancara melalui Skype apps dengan Giusi Squaillaci yang merupakan seorang Staf Associazione Diplomatici.
Baca juga: Wow, Kampus Unggulan di AS Berikan Beasiswa S1 Senilai Rp114 Juta per Tahun
Ribuan pendaftar dari seluruh dunia juga ikut berpartisipasi untuk memperebutkan kursi beasiswa tersebut seperti yang dikatakan oleh interviewer. Melalui ketenangan dan rencana yang baik saat menjawab pertanyaan interviewer, akhirnya Fauzi mendapatkan predikat “one of the most talented candidates“ pada 26 Februari 2021. Namun, beasiswa tersebut tidak menanggung biaya perjalanan dari tempat asal – United Nations HQ.
Pertanyaan yang banyak dilontarkan oleh interviewer adalah tentang pengalaman, kepedulian apa yang telah kita lakukan untuk masyakat, apa saja yang telah kita peroleh yang dapat di tampilkan pada forum, dan pengetahuan terhadap progam Change The World Model United Nations itu seperti apa.
Selain itu, peserta juga ditanya tentang apa saja yang akan dilakukan di forum ketika dia sudah mendapatkan beasiswa dan bebas akomodasi selama di New York nantinya. Sehingga membutuhkan persiapan yang cukup matang untuk menghadapi interviewer," ucap Fauzi.
Baca juga: Ini 5 Langkah Jika Ingin Studi ke Universitas di Amerika Serikat
Mahasiswa angkatan 2017 di progam studi Proteksi Tanaman ini berhasil mendapatkan beasiswa setelah dinyatakan lulus wawancara melalui Skype apps dengan Giusi Squaillaci yang merupakan seorang Staf Associazione Diplomatici.
Baca juga: Wow, Kampus Unggulan di AS Berikan Beasiswa S1 Senilai Rp114 Juta per Tahun
Ribuan pendaftar dari seluruh dunia juga ikut berpartisipasi untuk memperebutkan kursi beasiswa tersebut seperti yang dikatakan oleh interviewer. Melalui ketenangan dan rencana yang baik saat menjawab pertanyaan interviewer, akhirnya Fauzi mendapatkan predikat “one of the most talented candidates“ pada 26 Februari 2021. Namun, beasiswa tersebut tidak menanggung biaya perjalanan dari tempat asal – United Nations HQ.
Pertanyaan yang banyak dilontarkan oleh interviewer adalah tentang pengalaman, kepedulian apa yang telah kita lakukan untuk masyakat, apa saja yang telah kita peroleh yang dapat di tampilkan pada forum, dan pengetahuan terhadap progam Change The World Model United Nations itu seperti apa.
Selain itu, peserta juga ditanya tentang apa saja yang akan dilakukan di forum ketika dia sudah mendapatkan beasiswa dan bebas akomodasi selama di New York nantinya. Sehingga membutuhkan persiapan yang cukup matang untuk menghadapi interviewer," ucap Fauzi.
Baca juga: Ini 5 Langkah Jika Ingin Studi ke Universitas di Amerika Serikat
Lihat Juga :