Dukung Kampus Merdeka, Ditjen Dikti Gandeng University of Waterloo
Rabu, 24 Maret 2021 - 20:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: UGM Terima 2.069 Calon Mahasiswa dari SNMPTN 2021, Ini Tahapan Berikutnya
Nizam menjelaskan, Mendikbud telah memodernisasi pendidikan tinggi melalui program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang berfokus pada 3 hal. Yaitu, meningkatkan mobilitas siswa dan pilihan belajar, mendorong program studi progresif dan fleksibel, dan mempromosikan peningkatan kolaborasi antara industri dan lembaga pendidikan tinggi.
Lingkup kerja sama ini meliputi kolaborasi melalui pertukaran kunjungan, pengembangan kurikulum bersama, pengakuan transfer kredit, akses ke blended learning atau Massive Open Online Course, penelitian bersama dan kolaborasi internasional, pengembangan ilmu big data dan proyek bersama pada AI.
Kerja sama ini menitikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia, dengan penekanan khusus pada kualitas dan daya saing sumber daya manusia pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Indonesia 2020-2024.
Baca juga: UNS Umumkan Top 10 Nominee UNS Jawametrik 2021
Sekretaris Ditjen Dikti Paristiyanti Nurwadani mengatakan, tindak lanjut dari kerja sama ini program pertama yang akan dirancang bersama adalah program micro credential dan pertukaran mahasiswa. Program ini dibuka bagi dosen dan mahasiswa yang mendapat Letter of Acceptance (LoA) dari University of Waterloo.
Nizam menjelaskan, Mendikbud telah memodernisasi pendidikan tinggi melalui program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang berfokus pada 3 hal. Yaitu, meningkatkan mobilitas siswa dan pilihan belajar, mendorong program studi progresif dan fleksibel, dan mempromosikan peningkatan kolaborasi antara industri dan lembaga pendidikan tinggi.
Lingkup kerja sama ini meliputi kolaborasi melalui pertukaran kunjungan, pengembangan kurikulum bersama, pengakuan transfer kredit, akses ke blended learning atau Massive Open Online Course, penelitian bersama dan kolaborasi internasional, pengembangan ilmu big data dan proyek bersama pada AI.
Kerja sama ini menitikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia, dengan penekanan khusus pada kualitas dan daya saing sumber daya manusia pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Indonesia 2020-2024.
Baca juga: UNS Umumkan Top 10 Nominee UNS Jawametrik 2021
Sekretaris Ditjen Dikti Paristiyanti Nurwadani mengatakan, tindak lanjut dari kerja sama ini program pertama yang akan dirancang bersama adalah program micro credential dan pertukaran mahasiswa. Program ini dibuka bagi dosen dan mahasiswa yang mendapat Letter of Acceptance (LoA) dari University of Waterloo.
Lihat Juga :