Ini 5 Alasan Prodi Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB Jadi Pilihan Mahasiswa Baru

Selasa, 13 April 2021 - 00:28 WIB
loading...
Ini 5 Alasan Prodi Ilmu...
Mahasiswa Prodi ITK IPB tengah mempelajari dan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh untuk eksplorasi sumberdaya dan lingkungan laut. Foto/Humas IPB
A A A
JAKARTA - Program Studi (Prodi) Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) di bawah naungan Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University yang berdiri sejak 1986 ini telah terakreditasi nasional dan internasional.

Saat kuliah di Prodi ITK, mahasiswa akan mempelajari dan memahami karakter, fenomena, proses (fisika, kimia, biologi dan geologi laut) dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh, akustik dan robotika kelautan untuk eksplorasi sumberdaya dan lingkungan laut.

Baca juga: Dengan Protokol Ketat, 1.708 Peserta Jalani UTBK SBMPTN di UI

Menurut Ketua Departemen ITK, Dr Agus S Atmadipoera, setidaknya ada lima alasan memilih Prodi ini di IPB University. Pertama adalah prodi ini telah terakreditasi A “excellent” oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Berikutnya prodi ini juga terakreditasi internasional oleh Institute of Marine Science Engineering, Science and Technology (IMarEST) dari Inggris sejak tahun 2013,” katanya melalui siaran pers, Senin (12/4).

Yang ketiga, merupakan bagian Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan pertama di Indonesia dan selalu menjadi trendsetter dalam bidang tersebut termasuk bidang pendidikan dan kurikulum. Prodi ITK pun memiliki kualitas dosen terbaik dimana terdapat 6 professor dan 24 dosen lain bergelar Doktor.

Baca juga: Peserta UTBK di ITB Capai 23.705 Orang, Ini Aturan yang Wajib Ditaati

“Terakhir merupakan departemen terinovatif dimana penelitian dosen ITK selalu masuk dalam daftar 100+ Inovasi Indonesia Paling Prospektif (Bisnis Innovation Center-Kementerian Riset dan Teknologi),” ujar Dr Agus.

Pada Departemen ITK terdapat 5 divisi laboratorium yaitu Divisi Akustik - Instrumentasi - Robotika Kelautan, Divisi Hidrobiologi Laut, Divisi Penginderaan Jauh dan SIG (Sistem Informasi Geografis) Kelautan serta Divisi Oseanografi.

Setiap divisi tentunya didukung dengan sarana prasarana memadai untuk menunjang kegiatan pembelajaran mahasiswa.

Karena banyak mempelajari fenomena laut, Prodi ini juga didukung dengan fasilitas Stasiun Lapang Kelautan yang terletak di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Baca juga: 74 Kampus Jadi Pusat UTBK-SBMPTN, Prokes Harus Dijaga Ketat

Sementara itu kompetensi utama lulusan Prodi ini ialah mampu menerapkan IPTEK dalam menyelesaikan permasalahan dan meningkatkan peran bidang ilmu dan teknologi kelautan secara bertanggung jawab.

Selain itu juga lulusannya mampu mengidentifikasi, menganalisis dan menginterpretasikan permasalahan bidang ilmu dan teknologi kelautan terkait dengan oseanografi, biologi laut, teknologi akustik dan instrumentasi kelautan, serta indera dan sistem informasi geografis kelautan; serta menangani manajemen dan pengembangan industri kelautan dengan konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Lulusan juga harus mampu bekerja sesuai standar operasional, mampu melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi dalam manajemen dan bisnis industri kelautan, mampu menganalisis data dan informasi serta memanfaatkannya untuk mengambil keputusan tepat di dalam manajemen dan bisnis industri kelautan,” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Rekomendasi
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Berita Terkini
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved