Selama Puasa, Pakar IPB Ini Bagikan Tips Menjaga Keseimbangan Air dalam Tubuh
Selasa, 13 April 2021 - 05:23 WIB
loading...
Sebanyak 65-70 persen air dalam tubuh manusia dipenuhi dari minuman. Foto/Dok/Humas IPB University
A
A
A
JAKARTA - Guru Besar IPB University dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia mengatakan, keseimbangan air dalam tubuh manusia penting untuk dijaga. Ada efek positif dan negatif ketika keseimbangan air tidak dapat dipenuhi.
"Potensi buruk bila tubuh kekurangan air adalah adanya gangguan elektrolit tubuh seperti hipernatremia dan hiperkalemia, adanya gangguan kerja pencernaan, sulit Buang Air Besar (BAB), pusing dan suhu tubuh meningkat," Prof Hardinsyah dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Senin (12/4/2021).
Baca juga: Ini 5 Alasan Prodi Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB Jadi Pilihan Mahasiswa Baru
Namun, hal berbeda jika tubuh kelebihan air, potensi buruk yang akan terjadi adalah hiponatremia dan hypokalemia. Yakni adanya gangguan ginjal, muntah, gangguan kesadaran dan yang paling parah adalah adanya pembengkakan pada otak yang menyebabkan koma dan kematian akibat hypothermia
Menurutnya, sebanyak 65-70 persen air dalam tubuh dipenuhi dari minuman. Air dalam tubuh mempunyai banyak fungsi terutama dalam menjaga kinerja organ-organ penting seperti hati, saluran cerna, dan otak.
Prof Hardinsyah juga menjelaskan pentingnya fungsi air dalam menjaga kesehatan manusia. Air dalam tubuh manusia digunakan dalam mencegah dahaga dan pengatur suhu tubuh saat kondisi luar tubuh terasa panas maupun dingin. Air juga berfungsi sebagai media transportasi zat gizi dan media pengeluaran zat sisa hasil metabolisme dalam tubuh. Selain itu, dalam penjelasannya air juga digunakan dalam pelumas sendi, pelarut dan pembentuk sel dan cairan tubuh.
Baca juga: Sebagai PTS Terbaik, Rektor Telkom University Pesan 3 Hal kepada 1.411 Wisudawan
"Potensi buruk bila tubuh kekurangan air adalah adanya gangguan elektrolit tubuh seperti hipernatremia dan hiperkalemia, adanya gangguan kerja pencernaan, sulit Buang Air Besar (BAB), pusing dan suhu tubuh meningkat," Prof Hardinsyah dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Senin (12/4/2021).
Baca juga: Ini 5 Alasan Prodi Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB Jadi Pilihan Mahasiswa Baru
Namun, hal berbeda jika tubuh kelebihan air, potensi buruk yang akan terjadi adalah hiponatremia dan hypokalemia. Yakni adanya gangguan ginjal, muntah, gangguan kesadaran dan yang paling parah adalah adanya pembengkakan pada otak yang menyebabkan koma dan kematian akibat hypothermia
Menurutnya, sebanyak 65-70 persen air dalam tubuh dipenuhi dari minuman. Air dalam tubuh mempunyai banyak fungsi terutama dalam menjaga kinerja organ-organ penting seperti hati, saluran cerna, dan otak.
Prof Hardinsyah juga menjelaskan pentingnya fungsi air dalam menjaga kesehatan manusia. Air dalam tubuh manusia digunakan dalam mencegah dahaga dan pengatur suhu tubuh saat kondisi luar tubuh terasa panas maupun dingin. Air juga berfungsi sebagai media transportasi zat gizi dan media pengeluaran zat sisa hasil metabolisme dalam tubuh. Selain itu, dalam penjelasannya air juga digunakan dalam pelumas sendi, pelarut dan pembentuk sel dan cairan tubuh.
Baca juga: Sebagai PTS Terbaik, Rektor Telkom University Pesan 3 Hal kepada 1.411 Wisudawan
Lihat Juga :